KBRI Kairo Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng

Gempa dan tsunami membuat Palu luluh lantak. (Foto: AFP)

Kairo: KBRI Kairo menggelar salat gaib dan doa bersama bagi korban bencana tsunami dan gempa Sulawesi Tengah. Setidaknya, 50 staf KBRI turut serta.

Salat gaib digelar di Balai Budaya KBRI Kairo. Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy juga ikut dalam kegiatan tersebut.

“Semoga apapun suku, agama dan latar belakangnya termasuk kita di sini bersatu untuk menghadapi apapun cobaan yang alami bangsa kita,” ujar Dubes Helmy dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Kamis 4 Oktober 2018.

Selain salat gaib dan doa bersama, kegiatan ini juga diisi ceramah singkat tentang pemaknaan bencana dalam Islam. Ceramah ini disampaikan alumnus Universitas Al-Azhar Cairo, Ustad Cecep Taufikurrohman.

Baca: Korsel Beri Dukungan untuk Palu dan Donggala

Cecep mengatakan, sekalipun jauh dari Tanah Air, semua WNI tetap dapat membantu meringankan beban korban bencana. Salah satu caranya adalah melalui doa.

“Doa adalah salah satu cara menunjukkan empati yang kuat atas bencana karena doa adalah senjata ampuh bagi kaum muslimin,” kata Cecep. 

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga 3 Oktober 2018, jumlah korban tewas tsunami dan gempa Palu mencapai 1.407 orang.

Korban meninggal tercatat dari berbagai wilayah, mulai dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, hingga Parigi Moutong. Mereka kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa, ataupun terseret arus ketika tsunami.

(FJR)