KJRI Jeddah Bantu Pulangkan Dua WNI dari Arab Saudi

Jeddah: Konsulat Jenderal RI Jeddah tengah mengupayakan perawatan dan pemulangan Halimah Sudin, warga Negara Indonesia (WNI) yang sekarat di sebuah rumah sakit. Halimah ditemukan terkapar di parkiran rumah sebuah sakit.

Pelaksana Fungs8 Konsuler KJRI Jeddah Safaat Ghofur mengatakan Halimah diantar berobat oleh seseorang. Dia ditemukan terkapar di parkiran sebuah rumah sakit, pada 6 September lalu.

“Sejak saat itu, perempuan asal Bangkalan, Jawa Timur tersebut dirawat intensif karena menderita stroke,” demikian dikutip dari Instagram KJRI Jeddah, Minggu, 30 September 2018.

Wanita tersebut memerlukan biaya tak sedikit untuk pengobatannya. Diduga hal ini yang menjadi alasan kerabat Halimah membiarkan dia terkapar di parkiran rumah sakit.

Halimah berstatus ilegal, karena masuk ke Arab Saudi pada 2006 dan malah menetap ilegal. Dia pernah ikut program pengampunan pada 2013/2014.

“Di sini (Arab Saudi), warga asing ilegal tidak mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Jadi, rumah sakit tidak mau menerima kecuali ada penjamin yang memiliki kartu izin tinggal (iqamah), yang nantinya harus bertanggung jawab atas biaya rumah sakit,” kata Ghofur.

“Mungkin gara-gara takut dimintai tanggung jawab, orang yang mengantar Halimah meninggalkan dia sendirian. Dia akhirnya dirawat di rumah sakit,” imbuhnya.

Baca: Kemenlu RI Luncurkan Portal Peduli WNI di Jeddah

Pihak rumah sakit awalnya meminta pertanggungjawaban ke KJRI atas biaya berobat Halimah sebesar 20 ribu riyal atau sebesar Rp76 juta. Namun, hasil lobi dari KJRI, Halimah dibebaskan dari biaya dengan alasan kemanusiaan. Syaratnya, dia harus meninggalkan rumah sakit dalam waktu tiga hari.

Kasus Halimah bukan satu-satunya. Seorang WNI overstayer yang menderita sakit juga dipulangkan KJRI Jeddah. Nuraini menderita sakit parah dan dirawat di rumah sakit di Arab Saudi.

Kasus seperti ini sering dihadapi KJRI Jeddah. Rata-rata mereka WNI yang tidak memiliki izin tinggal.

Pihak KJRI mengharapkan kesadaran WNI yang bekerja ilegal atau tidak memiliki izin tinggal untuk segera kembali ke Tanah Air. “Jangan bekerja di Arab Saudi secara ilegal. Jangan menunggu pulang ketika sudah sakit. Bekerja di Saudi berbahaya daj tidak ada jaminannya. Lebih baik segera kembali ke Tanah Air,” tegas KJRI Jeddah.

(WIL)