Iran Ingatkan Arab Saudi untuk Tidak Bertindak Melewati Batas

Situasi saat terjadinya serangan di kota Ahvaz, Iran, 22 September 2018. (Foto: AFP/ISNA/MORTEZA JABERIAN)

Teheran: Garda Revolusioner Iran (IRGC) mengingatkan Arab Saudi dan juga Uni Emirat Arab untuk tidak bertindak melewati batas, atau bersiap menghadapi balasan keras.

Letnan IRGC Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan kepada para jamaah salat Jumat di Teheran bahwa dua negara tersebut harus menghormati Iran.

Pernyataan Salami merujuk pada serangan ke sebuah parade militer di kota Ahvaz yang menewaskan 24 orang dan melukai 68 lainnya. Iran menuduh Arab Saudi beserta Amerika Serikat dan negara sekutu lainnya sebagai penyebab terjadinya serangan.

“Berhenti menggangu negara lain, Anda bisa kami kalahkan. Anda tidak akan mampu menahan aksi balas dendam Iran,” seru Salami, seperti dinukil dari Press TV, Sabtu 29 September 2018.

Salami menyebut Riyadh dan Abu Dhabi sebagai sumber utama ketegangan keamanan di sejumlah daerah Iran. Ia mengingatkan kedua negara tersebut atas respons keras jika terus berupaya menyebarkan ketidakamanan regional di Iran.

Baca: ISIS Klaim Serangan di Parade Militer Iran

Ayatollah Mohammad-Ali Movahed Kermani, seorang imam salat Jumat di Teheran, juga mengatakan bahwa pangkalan militer AS dan Israel di Timur Tengah tidak akan aman jika kedua negara tersebut membuat kesalahan lagi.

Senin kemarin, Pemimpin Agung Iran Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan negaranya akan menghukum berat elemen “pengecut” yang berada di belakang serangan teroris di kota Ahvaz.

(WIL)