100 Orang Ditemukan Tewas dalam Kecelakaan Feri Danau Tanzania

Ukerewe: Jumlah korban tewas dalam kecelakaan  kapal feri di Danau Victoria, Tanzania bertambah menjadi lebih dari 100 orang.
 
Baca juga: Kapal Feri Terbalik di Tanzania, Tewaskan 44 Orang.
 
Tim regu penyelamat Tanzania berpacu melakukan pencarian untuk menemukan sejumlah orang yang dikhawatirkan tenggelam.
 
MV Nyerere mungkin telah membawa sebanyak 200 penumpang. Kapal itu terbalik dekat dermaga di Pulau Ukara pada Kamis 20 September.
 
Para saksi yang dihubungi oleh AFP mengatakan, feri itu tenggelam ketika para penumpang bergegas ke satu sisi untuk turun ketika mendekati dermaga.
 
“Jumlah korban tewas meningkat menjadi lebih dari 100 pada Jumat,” menurut Kepala Polisi Tanzania Simon Sirro, kepada radio TBC Taifa, seperti dikutip AFP, Jumat 21 September 2018.
 
Gubernur Mwanza, John Mongella, sebelumnya mengatakan jumlah korban selamat adalah 40, tetapi tidak jelas apakah ada korban baru yang ditemukan sejak operasi penyelamatan dilanjutkan dengan polisi dan penyelam tentara pada Jumat pagi.
 
“Operasi terus berlanjut,” katanya.
 
Operasi penyelamatan dihentikan semalam dan harapan memudar bahwa lebih banyak korban masih ditemukan, sehari setelah kapal tenggelam.
 
Televisi pemerintah mengutip saksi yang melaporkan bahwa lebih dari 200 orang telah menaiki feri di Bugolora, di Pulau Ukerewe. Kamis diketahui hari dikenal sebagai hari pasar ketika penduduk setempat mengatakan kapal itu biasanya penuh dengan orang dan barang.
 
“Saya belum mendengar baik dari ayah saya atau adik saya yang berada di feri. Mereka pergi ke pasar di Bugolora untuk membeli seragam sekolah dan perlengkapan lain untuk masa sekolah baru,” kata Domina Maua, yang berada di antara mereka mencari informasi tentang orang yang dicintai.
 
Davita Ngenda, seorang wanita tua di Ukara, telah menerima kabar buruk. “Putraku adalah salah satu korban yang ditemukan,” katanya, menangis. “Dia pergi dengan istrinya, tetapi dia belum ditemukan. Ya Tuhan, apa yang aku lakukan untuk menerima ini?”
 
Masih belum jelas berapa banyak orang yang masih hilang. Pemerintah masih terus melakukan pencarian hingga detik ini.

(FJR)