Inggris Desak DK PBB Tangani Krisis Yaman

Menlu Inggris Jeremy Hunt di London, 31 Oktober 2018. (Foto: AFP/POOL/JOHN STILLWELL)

London: Inggris mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk bertindak atas krisis kemanusiaan di Yaman. London menilai saat ini “terlihat ada kemungkinan” untuk mendorong perjanjian damai di negara tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt sepakat dengan Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffiths, bahwa “saat ini adalah waktu tepat bagi DK PBB untuk bertindak.”

“Dua kubu berseteru di Yaman telah lama meyakini bahwa terdapat solusi militer, namun dengan konsekuensi berat yang harus dihadapi masyarakat,” tutur Hunt, seperti dilansir dari media AFP, Senin 5 November 2018.

“Sekarang untuk kali pertama sepertinya ada kesempatan bagi kedua kubu untuk bisa didorong ke meja perundingan SBOBET, menghentikan pembunuhan dan mencari solusi politik jangka panjang untuk keluar dari bencana kemanusiaan saat ini,” lanjut dia.

Hunt menegaskan Inggris akan “menggunakan seluruh pengaruhnya untuk mendorong pendekatan semacam itu.” Inggris meyakini ada kemungkinan nyata aksi kekerasan di Yaman dapat dihentikan, yang otomatis meringankan penderitaan seluruh warga negara tersebut.

Jumat kemarin, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan penghentian kekerasan di Yaman. Ia meminta agar dua kubu di Yaman membangun momentum menuju dialog untuk mengakhiri perang.

Seorang petinggi PBB mengatakan bahwa Yaman telah menjadi “neraka” bagi anak-anak, dengan tingkat kematian mencapai ribuan pada setiap tahunnya. Sebagian besar penyebab kematian adalah malnutrisi dan penyakit berbahaya.

Menurut UNICEF, 1,8 juta anak-anak Yaman di bawah umur lima tahun menderita malnutrisi akut, dan kehidupan 400 ribu lainnya berada dalam ancaman aksi kekerasan serta penyakit.

Presiden Iran Ucap Belasungkawa Atas Kecelakaan Lion Air

Presiden Iran Hassan Rouhani ucapkan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo. (Foto: AFP).

Teheran: Presiden Iran Hassan Rouhani menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo atas kecelakaan yang menimpa pesawat Lion Air JT610. Pesawat itu membawa 189 penumpang dan awak kabin.

“Kami mengucapkan kesedihan mendalam karena insiden tragis kecelakaan pesawat ini, yang telah  menewaskan warga Indonesai termasuk beberapa pejabat pemerintah,” pernyataan Rouhani, seperti dikutip dari Press TV, Selasa 30 Oktober 2018.

Baca juga: Pihak Boeing Siap Bantu Penyelidikan Insiden Lion Air.

Sebelumnya Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengucapkan duka citanya untuk Indonesia. Pihak Malaysia pun menyatakan tidak ada warganya menjadi korban dalam kejadian ini.

Pesawat Lion Air JT610 jatuh di Karawang, Jawa Barat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan tujuan Pangkal Pinang pada Senin 29 Oktober 2018 pukul 06.33. Pesawat diketahui membawa 189 orang.

Berdasarkan keterangan dari KNKT pesawat ini diketahui memiliki teknologi penerbangan terbaru. Sementara dalam keterangannya kepada wartawan, Kepala Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi menyatakan pihaknya menemukan berbagai benda dari pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu di permukaan air.

Presiden Joko Widodo merespons cepat usai mendapat kabar bahwa sbobet indonesia ada sebuah pesawat Lion Air yang jatuh.  Peswat dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang itu jatuh di perairan Karawang, Senin, 29 Oktober 2018, sekitar pukul 06.22 WIB.

Baca juga: Duka Mahathir Mohamad Atas Tragedi Lion Air JT610.

“Pagi tadi, langsung saya perintahkan kepala Basarnas dan dibantu oleh TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan secepat-cepatnya kepada para korban,” ujar Jokowi di sela-sela Our Ocean Conference (OOC) di Bali Nusa Dua Convention Center.

Saat ini, Jokowi menyebut fokus pemerintah adalah pada pencarian dan penyelamatan korban. “Kita melakukan upaya terbaik untuk menemukan dan menyelamatkan korban. Saya terus berdoa dan berharap korban bisa segera ditemukan,” lanjut dia.

Baca juga: Australia Perintahkan Pejabatnya Tidak Naik Lion Air.

Jokowi mengaku turut merasakan kerisauan mendalam dari seluruh keluarga korban. Namun ia meminta mereka semua untuk tetap tenang dan menunggu tim SAR yang sedang bekerja keras di lokasi kejadian.

“Saya juga memerintahkan KNKT untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, dan segera menyampaikan hasil dari penyelidikan itu secepat-cepatnya,” tegas Jokowi.

Ombak 6 Meter Landa Pesisir Maroko

Seorang pria berdiri dekat deburan ombak di pesisir Rabat, Maroko, 8 Januari 2018. (Foto: AFP/FADEL SENNA)

Rabat: Ombak setinggi enam meter melanda pesisir Maroko, Minggu 18 November. Otoritas Maroko menyebut kencangnya tiupan angin hingga berkecepatan lebih dari 100 kilometer per jam merupakan penyebabnya. 

“Kami meminta masyarakat untuk tidak pergi ke pesisir, baik hari ini atau beberapa hari ke depan,” ucap Hussein Bouabed dari Badan Meteorologi Maroko kepada kantor berita Anadolu Agency, seperti dikutip oleh Middle East Monitor, Senin 19 November 2018.

Pengguna media sosial mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan ombak setinggi enam meter di pesisir Sale, kota di dekat ibu kota Rabat. Terlihat juga sejumlah bebatuan yang terbawa ombak di wilayah pantai dan pinggir jalan Sale.

“Dalam beberapa hari ke depan Maroko akan dilanda hujan badai dan angin kencang, yang akan terus membentuk formasi ombak besar. Semua orang harus menghindari area pantai,” tutur Bouabed.

Menurut Departemen Meteorologi Nasional, angin kencang akan terus melanda Maroko hingga Jumat mendatang. “Hujan badai akan melanda seantero negara, dengan kekuatan sedang hingga kuat,” ujar Badan Meteorologi Maroko.

Disebutkan pula bahwa ombak besar juga akan terbentuk di beberapa wilayah pesisir Atlantik, dengan ketinggian antara empat hingga enam meter.

(WIL)

Arab Saudi Tolak Penyelidikan Internasional Kasus Khashoggi

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir tolak penyelidikan internasional kasus Jamal Khashoggi. (Foto: AFP).

Riyadh: Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menolak mentah-mentah permintaan Turki untuk melakukan penyelidikan internasional atas pembunuhan jurnalis, Jamal Khashoggi. Menurut Jubeir, negaranya memiliki badan penyelidikan sediri.

Baca juga: Hukuman Mati Pembunuh Jamal Khashoggi.

“Arab Saudi memiliki badan penyelidik sediri dan akan menolak penyelidikan independen atas pembunuhan Jamal Khashoggi. Korban sebelumnya dibius sebelum akhirnya dimutilasi,” ujar Menlu Jubeir pada 15 November 2018, yang dikutip AFP pada Jumat 16 November 2018.

“Kasus ini sekarang menjadi kasus hukum dan sebab itu berada dalam Wilayah hukum Arab Saudi,” tegas Jubeir.

Jamal Khashoggi tewas di gedung Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki 2 Oktober lalu. Pihak Turki merasa bahwa Arab Saudi tidak bersedia untuk bekerja sama dengan pihaknya dalam menyelidiki pembunuhan koresponden the Washington Post itu.

Hal ini yang membuat Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dilakukannya penyelidikan internasional. “Pada awalnya kami akan membuat tim dengan Arab Saudi dan berencana untuk membawa kasus ini ke pengadilan internasional,” ujar Cavusoglu di hadapan Parlemen Turki.

“Terapi kini makin yakin bahwa penyelidikan internasional suatu keharusan. Kami akan melakukan apapun untuk membuka tabir dari seluruh aspek pembunuhan,” tegasnya.

Pada Kamis 15 November, Arab Saudi melontarkan pernyataan resmi pertama bahwa Khashoggi dimutilasi di dalam konsulat di Istanbul. Saat ini lima orang tersangka akan dihadapkan pada hukuman mati.

Tetapi Menlu Jubeir memastikan bahwa Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman tidak ada sangkut paut dengan pembunuhan Khashoggi.
 

(FJR)

Ketegangan Terbaru di Gaza Hambat Upaya Perdamaian

Anggota sayap militer Hamas menghadiri pemakaman tujuh warga Palestina di Jalur Gaza, 12 November 2018 (Foto: AFP/SAID KHATIB)

Gaza: Terjadinya serangkaian aksi kekerasan terbaru di perbatasan Gaza dan Israel mengancam menggagalkan berbagai upaya menuju perdamaian. Dalam aksi kekerasan terbaru, serangan udara Israel menewaskan tiga warga Palestina dan menghancurkan sebuah gedung saluran televisi. Sementara rentetan roket dari Gaza dilaporkan menewaskan satu orang di wilayah Israel.

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa 13 November 2018, ketegangan terbaru terjadi usai pasukan khusus Israel melancarkan operasi di Jalur Gaza pada Minggu 11 November. Hamas, kelompok penguasa Gaza, bertekad balas dendam.

Militer Israel mengaku telah menghantam lebih dari 70 situs militan sebagai respons atas peluncuran 300 roket dari Hamas pada Senin petang hingga malam hari. Israel mengklaim berhasil mencegat puluhan roket dari Gaza, dan sisanya jatuh di area terbuka. Beberapa roket mengenai rumah dan struktur publik lainnya.

Organisasi relawan United Hatzalah mengatakan satu orang ditemukan tewas di tengah reruntuhan bangunan di Israel selatan. Satu wanita juga ditemukan dalam kondisi kritis di gedung yang sama.

Tim medis melaporkan sekitar 20 warga Israel terluka akibat roket dari Gaza. Sementara Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan ada tiga warga Palestina tewas dan sembilan terluka akibat serangan udara Israel.

Grup militan Popular Front for the Liberation of Palestine mengatakan dua dari tiga korban serangan udara Israel adalah anggotanya. Sementara satu korban lain berasal dari sayap bersenjata Islamic Jihad.

Meletusnya gelombang kekerasan ini terjadi setelah intensitas bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel relatif menurun.

Utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov, yang bersama Mesir berusaha memediasi perjanjian gencatan senjata jangka panjang antara Israel dengan Hamas, menyebut eskalasi kekerasan ini “sangat berbahaya.”

“Semua pihak harus dapat menahan diri,” ucap Mladenov di akun Twitter.

Baca: Kelompok Palestina-Israel Umumkan Gencatan Senjata

(WIL)

Saudi Larang Jutaan Warga Palestina Pergi Haji

Riyadh: Arab Saudi melarang hampir tiga juta warga Palestina untuk pergi Haji dan Umrah dengan menggunakan paspor sementara. Kabar disampaikan kantor berita Middle East Eye (MEE), Jumat 9 November 2018.

Ini merupakan bagian dari kebijakan baru Arab Saudi untuk berhenti mengeluarkan visa Haji dan Umrah bagi warga Palestina yang tinggal di Yordania, Lebanon, Yerusalem Timur dan juga Israel. Warga Palestina di beberapa wilayah tersebut biasanya memegang paspor sementara yang dikeluarkan Yordania atau Lebanon.

Sejumlah agen perjalanan mengatakan kepada MEE di Israel, Yerusalem Timur dan Yordania bahwa mereka mendapat informasi dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Amman, yang meminta agar tidak ada lagi permohonan visa Haji atau Umrah dari pemegang paspor sementara.

Perjanjian Israel-Saudi

Seorang sumber di Yordania mengatakan kepada MEE bahwa larangan Saudi ini merupakan bagian dari perjanjian bilateral dengan Israel untuk menyelesaikan masalah “identitas pengungsi Palestina.”

“Saudi mendesak Yordania untuk menaturalisasi pengungsi Palestina di negaranya, di Yerusalem Timur dan juga di Israel. Hal yang sama juga diserukan kepda Lebanon. Dengan begitu, nantinya tidak akan ada lagi warga Palestina yang berstatus pengungsi,” ujar sumber itu.

“Ini merupakan bagian dari perjanjian bilateral antara Israel dengan Arab Saudi. Tapi Yordania menolak menaturalisasi pengungsi Palestina,” lanjut dia.

Sejumlah anggota dewan Yordania menginformasikan MEE bahwa negaranya telah mengeluarkan paspor sementara bagi warga Palestina di Israel sejak 1978. Sekelompok warga itu tinggal di wilayah Israel sejak berakhirnya perang Arab-Israel tahun 1948.

Saud Abu Mahfouz, seorang anggota dewan Yordania, mengaku telah meminta Menteri Dalam Negeri dan Agama Yordania untuk bernegosiasi dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud terkait larangan tersebut.

“Keputusan (Saudi) ini berimbas kepada setiap Arab dan Muslim yang memiliki hak untuk beribadah. Kami telah mendengar keluhan ini sejak tahun lalu, dan kami terkejut hampir 200 perusahaan di Yordania tidak bisa mendapatkan visa elektronik Umrah dari Kedutaan Besar Saudi untuk Palestina,” kata Abu Mahfouz.

Seorang anggota dewan lainnya, Yahya Al-Saud, telah meminta pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi di Amman, Khaled bin Faisal. Namun pihak Kedubes Arab Saudi belum menentukan tanggal pertemuan.

“Ini merupakan tekanan bagi Yordania. Arab Saudi ingin menegaskan bahwa hanya pemilik paspor permanen yang bisa mendapatkan visa Haji atau Umrah,” ucap Yahya.

(WIL)

Nelayan Selandia Baru Selamatkan Balita yang Dikira Boneka

Pantai Matata di Selandia Baru. (Foto: Air55/Wikipedia)

Wellington: Nelayan asal Selandia Baru berhasil menyelamatkan seorang balita yang terombang-ambil di laut. Tadinya, ia mengira bocah tersebut sebagai boneka.

“Saya pikir dia itu boneka. Jadi saya mengulurkan tangan dan mencengkram lengannya. Saat itu, bahkan saya masih mengira dia boneka,” kata Gus Hutt, nelayan yang menyelamatkan bocah tersebut, dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa 6 November 2018.

Hutt mengaku melihat bocah tersebut saat dirinya sedang memancing ikan. Bocah yang disangka boneka itu terombang-ambing melewati Hutt di Pantai Matata.

“Wajahnya seperti porselen dengan rambut pendek. Dia mengeluarkan sedikit suara, dan saya pikir dia masih hidup,” imbuh Hutt.

Balita yang dianggap boneka tersebut ternyata adalah Maleakhi Reeve, berusia 18 bulan. Dia kabur dari orangtuanya saat mereka semua berkemah di tepi pantai.

Reeve kabur dengan cara membuka penutup tenda. Dia kemudian berjalan ke tepi pantai dan hanyut terseret ombak.

“Bayi itu mengambang dengan kecepatan stabil karena arus yang juga cukup tenang. Jika saya tidak di sana, atau telat semenit menyelamatkannya, kita bisa saja kehilangan dia,” tutur Hutt.

Orang tua bayi itu kemudian bergegas ke pusat perkemahan dan memeluk anak mereka. Namun setelah mendapatkan perawatan, Reeve kembali sehat.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Iran Bertekad Hindari Sanksi Ekonomi AS

Presiden Iran Hassan Rouhani di Teheran, 24 Oktober 2018. (Foto: AFP/IRANIAN PRESIDENCY)

Teheran: Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya “akan menghindari sanksi” dari Amerika Serikat yang sudah mulai diberlakukan kembali hari ini, Senin 5 November 2018. Sanksi ini difokuskan AS kepada sektor perminyakan dan finansial Iran.

AS kembali menjatuhkan serangkaian sanksi kepada Iran usai Presiden Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 pada Mei lalu.

“Saya mengumumkan hari ini bahwa kita akan menghindari sanksi ilegal Anda (Amerika Serikat). Saya kira dalam sejarah Amerika, belum pernah ada seseorang yang masuk ke Gedung Putih dan melanggar hukum serta konvensi internasional,” ungkap Rouhani, seperti dilansir dari kantor berita AFP.

Dalam sektor perminyakan, sanksi AS akan secara signifikan memangkas ekspor Iran, yang sudah menurun sekitar satu juta barel per hari sejak Mei. Sanksi juga akan memutus Iran dari sistem pendanaan internasional.

Baca: Iran Nilai Trump Telah Merusak Prestise AS

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bertekad akan menjadikan nilai perdagangan minyak Iran merosot tajam hingga angka nol. “Lihatlah apa yang akan kami lakukan. Lihatlah bahwa kami telah menarik minyak mentah dari pasar yang jumlahnya lebih besar dari catatan sebelumnya,” tegas Pompeo.

Pemerintahan Trump mengaku menginginkan perjanjian baru dengan Iran. Trump menilai perjanjian 2015 — Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) — memiliki banyak cacat dan menguntungkan Iran.

“Mereka secara konstan mengirimi kita pesan, ‘mari duduk dan bernegosiasi.’ Negosiasi untuk apa?” tanya Rouhani.

“Pertama-tama, Anda (AS) seharusnya menghormati negosiasi sebelumnya yang sudah disepakati, baru kita bisa membicarakan mengenai negosiasi selanjutnya,” tambah dia.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kaledonia Baru: Tetap Bersama atau Berpisah dari Prancis?

Warga Kaledonia Baru mengikuti referendum kemerdekaan, Minggu 4 November 2018. (Foto: AFP)

Noumea: Warga Kaledonia Baru ikut serta dalam referendum kemerdekaan, Minggu 4 November 2018, yang akan menentukan apakah wilayah mereka tetap bersama atau memisahkan diri dari Prancis. Referendum ini merupakan bagian dari perjanjian dua dekade lalu, usai sempat terjadi gelombang kekerasan yang dilakukan etnis pribumi Kanak.

Kubu pro kemerdekaan mendesak etnis Kanak untuk melepaskan “belenggu otoritas kolonial” Prancis. Namun sejumlah jajak pendapat menunjukkan mayoritas pemilih akan menolak kemerdekaan.

Sekitar 175 ribu warga merupakan pemilih terdaftar. Namun Kanak hanya berkontribusi kurang dari 50 persen total elektorat.

Rasa nasionalisme Prancis kuat di antara etnis Eropa yang tinggal di Kaledonia Baru. Sejumlah pengamat menilai bahkan sejumlah Kanak juga lebih memilih tetap bersama Paris.

Kaledonia Baru menerima sekitar 1,3 miliar euro atau setara Rp22 triliun dari pemerintah Prancis pada setiap tahunnya. Kaledonia Baru memiliki cadangan besar nikel, komponen vital dalam industri barang-barang elektronik, yang dipandang Prancis sebagai aset politik dan ekonomi berharga di kawasan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan berpidato via saluran teleivis setelah hasil referendum keluar hari ini. Saat berkunjung ke ibu kota Kaledonia Baru, Noumea, pada Mei lalu, dia mengatakan Prancis akan terlihat “kurang indah tanpa Kaledonia Baru.”

Dalam referendum ini, warga akan disodori pertanyaan: “Apakah Anda ingin Kaledonia Baru mendapat kedaulatan penuh dan menjadi merdeka?” Di bawah perjanjian 1998, jika referendum ini berakhir dengan kemenangan kubu “Tidak,” maka dua pemilihan lanjutan dapat digelar lagi sebelum 2022.

Namun jika berakhir dengan kemenangan “Iya,” maka Kaledonia Baru akan menjadi wilayah pertama Prancis yang terlepas sejak Djibouti (1977) dan Vanuatu (1980).
(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Israel Senang Brasil akan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik keputusan Presiden terpilih Brasil untuk memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem. Netanyahu menilainya sebagai keputusan “historis, (dan) tepat,” sementara Palestinya menyebutnya “provokatif dan ilegal.”

Jair Bolsonaro, seorang politikus berhaluan sayap kanan, mengekspresikan dukungan kuat untuk Israel selama masa kampanye. Status Yerusalem adalah salah satu isu paling krusial dalam konflik antara Israel dengan Palestina.

Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kota, sementara Palestina memandang Yerusalem Timur sebagai ibu kota mereka di masa mendatang.

“Saya mengucapkan selamat kepada teman saya, presiden terpilih Brasil Jair Bolsonaro, atas niatnya memindahkan kedutaan besar ke Yerusalem. Sebuah langkah historis, tepat dan menyenangkan!” ungkap Netanyahu, seperti dikutip dari kantor berita BBC, Jumat 2 November 2018.

Namun seorang petinggi Palestina, Hanan Ashrawi, mengatakan kepada media AFP bahwa langkah Brasil “provokatif dan ilegal, yang hanya akan menggoyang stabilitas dan keamanan di kawasan.”

Amerika Serikat dan Guatemala belum lama ini memindahkan kedubes mereka ke Yerusalem. Namun sebagian besar negara di dunia memilih tetap di Tel Aviv.

Mengapa Yerusalem Penting?

Status Yerusalem adalah jantung dari konflik Israel Palestina. Israel menganggap Yerusalem sebagai ibu kota “abadi dan tak terpisahkan.” Sementara Palestina mengklaim Yerusalem Timur — diduduki Israel pada Perang Timur Tengah 1967 — sebagai ibu kota masa depan.

Kedaulatan Israel atas Yerusalem tidak pernah diakui secara internasional. Menurut perjanjian damai Israel-Palestina 1993, status akhir Yerusalem harus didiskusikan dalam dialog damai antar kedua kubu.

Sejak 1967, Israel telah membangun puluhan permukiman, yang dihuni sekitar 200 ribu orang, di Yerusalem Timur. Pembangunan tersebut dianggap ilegal di mata hukum internasional, namun Israel tetap melakukannya.

Yerusalem juga merupakan lokasi berdirinya sejumlah situs suci bagi Judaism, Islam dan Kristen, terutama yang berdiri di wilayah timur.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

ABK WNI di Perairan Sabah Diminta Waspada

Tawau: Pemerintah Indonesia melalui KJRI Tawau meminta warga negara Indonesia (WNI) berhati-hati dari ancaman penyanderaan. Terutama, WNI yang bekerja di wilayah perairan Sabah.

“Semua WNI, terutama yang bekerja di sektor perikanan harus mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penyanderaan,” kata Konjen RI di Tawau, Sulistijo Djati Ismojo, dikutip dari The Star, Kamis, 1 November 2018.

Dia meminta anak buah kapal (ABK) WNI untuk mematuhi peringatan dan peraturan yang ditetapkan Pemerintah Malaysia, termasuk para penegak maritim Malaysia. Dia juga mengimbau kapal asing dilengkapi dengan fitur dan sistem keamanan yang dipersyaratkan oleh Negeri Jiran. 

Penjaga pantai Filipina sebelumnya memperingatkan ada  sekitar 10 anggota Abu Sayyaf berencana melancarkan penculikan di Sabah. Mereka mempersenjatai diri dengan pistol, senapan dan peluncur granat.

Penculikan biasanya menargetkan kapal-kapal asing yang melewati perairan tersebut. Mayoritas, kapal-kapal asing itu diawaki oleh ABK asal Indonesia.

Penjaga pantai Filipina juga mengimbau agar kapal-kapal asing meningkatkan kewaspadaan. Khususnya saat transit di perairan Sabah Timur dan Laut Sulu-Celebes.

(AZF)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Indonesia Tekan Arab Saudi Buat Perjanjian Notifikasi Konsuler

Direktur PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal – Medcom.id/Marcheilla Ariesta.

Jakarta: Eksekusi Tuti Tursilawati oleh Pemerintah Arab Saudi menjadi pukulan berat bagi Indonesia. Momentum ini dipakai Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk menekan Arab Saudi membuat Mandatory Consullar Notification (MCN).

“Usai kejadian ini, Menteri Luar Negeri kita sudah menyampaikan protes dan menekan Arab Saudi agar secepatnya membuat dan mengesahkan Mandatory Consullar Notification (MCN) dengan Indonesia,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, di Kemenlu, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.

Iqbal menuturkan, Indonesia sudah memiliki MCN dengan tiga negara, yaitu Australia, Brunei Darussalam dan Filipina. MCN ini dibuat agar Indonesia mendapat notifikasi dari saat WNI mendapat masalah.

(Baca: Arab Saudi Dinilai Melanggar Hukum Internasional)

Fungsi MCN ini adalah supaya WNI yang mendapat atau berbuat masalah di negara tersebut, bisa langsung mendapat akses kekonsuleran dan pendampingan dari perwakilan RI yang ada di negara tersebut.

Iqbal menambahkan dengan MCN ini, pengecualian yang ada di Konvensi Wina mengenai notifikasi warga negara asing, tidak berlaku.

Tuti Tursilawati merupakan tenaga kerja RI yang dieksekusi pemerintah Arab Saudi pada Senin, 29 Oktober 2018. Tuti dituduh melakukan pembunuhan berencana terhadap majikannya.

(JMS)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Indonesia Diyakini Bisa Lebih Berperan Menjaga Perdamaian

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Inggris, Lord Tariq Ahmad (kiri). Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla

Jakarta: Inggris menyambut baik bergabungnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun depan. Inggris percaya Indonesia memiliki agenda-agenda penting untuk diperjuangkan. 

Hal itu disampaikan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Inggris, Lord Tariq Ahmad usai melakukan pertemuan dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. 

“Kami sangat senang dan menyambut baik bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Keamanan PBB,” kata Tariq di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Oktober 2018. 

Tariq mengatakan Dewan Keamanan PBB memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian dunia. Dia percaya Indonesia-Inggris memiliki kesamaan visi misi dalam menjaga perdamaian di tingkat internasional. 

“Kita memiliki concern yang sama, seperti situasi di Myanmar di mana Inggris sangat memperjuangkan isu tersebut di Dewan Keamanan,” tukasnya. 

Selain itu, Tariq juga yakin Indoensia-Inggris juga memiliki kesamaan visi-misi terkait isu perlindungan hak-hak perempuan. Dia percaya Indonesia akan memainkan peran penting di dalam Dewan Keamanan PBB. 

“Kami senang, dan kami menyambut hangat bergabungnya kawan kami di Dewan Keamanan PBB tahun depan,” tuturnya. 

Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB setelah mendapatkan 144 suara di pertemuan Majelis Umum pada Juni lalu. Ini kali keempat Indonesia terpilih sebagai anggota DK PBB. Masa Indonesia di DK PBB terhitung 2019 sampai 2020.
(AGA)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Israel Berduka atas Penembakan Sinagoge AS

PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan belasungkawa atas insiden penembakan di sebuah sinagoge di Pittsburgh, Amerika Serikat (AS). Israel menyatakan siap membantu komunitas Yahudi tersebut.

“Seluruh rakyat Israel menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang tewas,” kata Netanyahu, dikutip dari Times of Israel, Minggu 28 Oktober 2018.

“Kami berdiri bersama komunitas Yahudi di Pittsburgh, dan bersama rakyat Amerika dalam menghadapi kebrutalan anti-Semit,” lanjut dia.

Akibat insiden tersebut, korban tewas berjumlah 11 orang dan enam lainnya terluka. Pelaku diidentifikasi bernama Robert D. Bowers. Ia juga terluka oleh tembakan. Namun tak jelas apakah luka ini akibat tembakan polisi atau dirinya sendiri.

Bowers sendiri merupakan pembenci Yahudi dan Presiden Donald Trump. Di dalam situs Gab.com, Bowers tak ragu menulis bahwa dirinya ingin membunuh Yahudi.

Bowers diketahui bergabung dengan situs Gab sejak Januari lalu. Dalam unggahannya di situs tersebut, selalu berisikan kemarahan dan anti-Semit. Ia mengatakan, orang-orang kulit putih akan menjadi korban pembunuhan Yahudi. 

Meski tak memiliki catatan kriminal, namun polisi menemukan Bowers memiliki izin kepemilikan senjata api yang aktif. Menurut data kepemilikan senjata, Bowers setidaknya telah membeli enam senjata api sejak 1996. 

(FJR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Oman Tolak Jadi Mediator Konflik Palestina Israel

Menlu Oman Yousuf bin Alawi bin Abdullah (tengah) di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 15 Februari 2018. (Foto: AFP/AHMAD GHARABLI)

Manama: Oman menegaskan tidak bersedia menjadi “mediator” konflik Palestina dan Israel, Sabtu 27 Oktober 2018. Penolakan ini mementahkan spekulasi ke arah tersebut usai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Oman belum lama ini.

Dalam konferensi pertahanan di Manama, Bahrain, Menteri Luar Negeri Oman Yousuf bin Alawi bin Abdullah mengatakan kesultanannya hanya menawarkan ide-ide untuk membantu menyelesaikan konflik Palestina dan Israel.

Alih-alih menjadi mediator, Menlu Alawi mengatakan Oman mengandalkan Amerika Serikat dan upaya dari Presiden Donald Trump untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel.

Selama ini, Trump berambisi menjadi mediator dan menyelesaikan konflik Palestina dan Israel melalui “perjanjian terhebat abad ini.” “Kami sangat optimistis terhadap proposal Israel-Palestina tersebut,” ujar Menlu Alawi, seperti dikutip dari kantor berita TRT World.

Menlu Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa mendukung Oman yang hanya ingin memberikan ide-ide terhadap perdamaian Palestina Israel. Sementara Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir meyakini normalisasi hubungan dengan Israel hanya bisa dicapai melalui proses damai.

Baca: Two State Solution, Satu-Satunya Solusi Perdamaian Palestina-Israel

Kamis kemarin, PM Netanyahu melakukan kunjungan mendadak ke Oman. PM Netanyahu datang bersama istrinya, Sara, didampingi Kepala Badan Intelijen Israel Yossi Cohen beserta Penasihat Keamanan Nasional Meir Ben-Shabbat.

Disitir dari kantor berita Al Jazeera, kantor PM Netanyahu mengatakan kunjungan ini merupakan undangan langsung dari Sultan Qaboos. “Kunjungan juga merupakan hasil dari kontak berkepanjangan antar kedua negara,” ungkap kantor PM Netanyahu.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Banjir Bandang di Yordania Tewaskan 20 Orang

Longsor yang menimpa bus menyebabkan 20 orang tewas di Yordania. (Foto: AFP).

Amman: Setidaknya 20 orang tewas akibat banjir bandang yang terjadi di Yordania. Korban tewas ini mayoritas adalah pelajar karena bus yang mereka tumpangi terseret banjir dan tertimpa tanah longsor.
 
Pemerintah Yordania langsung mengerahkan regu penyelamat untuk menuju lokasi, guna mengevakuasi korban dan mencari korban yang sekiranya terjebak.
 
Dilansir dari CNN, Jumat 26 Oktober 2018, bus pelajar ini sedang dalam perjalanan menuju sekolah dan terlihat tanah longsor di sepanjang jalan menghancurkan bus mereka.
 
Pekerja penyelamat Yordania pun dibantu oleh pasukan militer Israel dalam pencarian. Israel juga menyatakan segera mengirim bantuan serta helikopter dan pasukan khusus.
 
Akibat bencana ini, Raja Yordania Abdullah II langsung membatalkan rencana kunjungan kerjanya ke Bahrain. Kerajaan Yordania menegaskan, Raja Abdullah ingin fokus menangani bencana ini terlebih dahulu.
 
Banjir ini diakibatkan hujan lebat dan banjir bandang yang melanda Yordania sejak Kamis 25 Oktober kemarin. Hujan dilaporkan turun mulai sore hingga malam hari.
 
Letak Yordania yang berbatasan langsung dengan Laut Mati memang rawan terjadi tanah longsor karena posisinya dikelilingi oleh lereng lembah yang curam.

(FJR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Terjebak Isu Visa, 23 WNI Dipulangkan dari Arab Saudi

WNI yang saat ini berada Rumah Singgah KBRI ‘RUHAMA di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: KBRI. Riyadh).

Riyadh: Sebanyak 23 warga negara Indonesia (WNI) terjebak di Arab Saudi karena penyalahgunaan visa. Namun mereka berhasil kembali dipulangkan ke Tanah Air.
 
Pada Kamis 25 Oktober 2018 Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh memulangkan 23 WNI yang belum beruntung dan tercatat sebagai korban ‘Visa Kunjungan’ yang dipergunakan untuk bekerja di Arab Saudi. Para WNI tersebut dijadwalkan akan tiba di Jakarta 26 Oktober 2018 pukul 13.20 dengan penerbangan Omar Airlines. 
 
Hasil ini merupakan kelanjutan pertemuan antara Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel dengan Dirjen Asia Kemenlu Arab Saudi, Faisal al-Amoudi pada 14 Oktober lalu, disamping untuk membahas kesiapan SKB (Sidang Komisi Bersama) Arab Saudi-Indonesia di Jakarta. Pertemuan juga membahas tentang solusi para WNI yang nasibnya terkatung-katung di Rumah Singgah KBRI ‘RUHAMA’ karena kasus kerja dengan mempergunakan visa kunjungan atau ziarah.
 
Per 24 Oktober 2018,  rumah singgah di KBRI Riyadh dihuni 196 WNI kurang beruntung. Mereka adalah para pejuang rezeki yang jauh-jauh merantau kemudian menemui berbagai persoalan di tengah perjalanan.
 
“Dari angka 196 tersebut, 58 di antaranya merupakan para pekerja yang datang ke Arab Saudi dengan visa ziarah (kunjungan) kemudian bekerja, baik pada sponsor (pengundang) yang mendatangkannya maupun orang lain. Baik karena ‘dijual’ oleh sponsor (pengundang) kepada orang lain maupun kabur kemudian bekerja pada orang lain yang tak juga dikenalnya,” ujar Dubes Agus, dalam keterangan tertulis KBRI Riyadh, yang diterima Medcom.id, Jumat 26 Oktober 2018.
 
Permasalahan muncul ketika para WNI tersebut hendak pulang ke Tanah Air. Jika sponsor tidak membuatkannya iqamah atau izin tinggal maka ada banyak denda yang harus dibayarkan. Jika sponsor atau  pengundang melaporkannya kabur maka petugas imigrasi tidak akan memperkenankannya keluar wilayah Arab Saudi kecuali setelah mendapat pengampunan dari sponsor pengundang.
 
“Belum lagi kasus lain seperti tuduhan pencurian, tuduhan asusila, atau gaji belum dibayarkan sehingga membuat WNI tersebut tak bisa mengurus exit permit,” imbuh Dubes Agus.
 
Pada kasus lain di 18 Oktober 2018, KBRI Riyadh mengajukan 54 WNI yang kondisinya terkatung-katung. Ke-54 orang tersebut datang dengan visa kunjungan lalu tidak bisa keluar Arab Saudi akibat bermacam kasus yang dihadapi. Setelah diverifikasi oleh petugas Imigrasi dan Kepolisian di Kantor Urusan Ketenagakerjaan Wanita Riyadh, 23 orang kemudian dapat memperoleh final exit.
 
“Dari 23 orang ini, sebagian sudah dilaporkan kabur oleh sponsornya kemudian mendapatkan ‘pengampunan’ dari aparat negara. Skema ini biasanya susah didapatkan dengan alasan negara tidak serta merta dapat mengambil alih kewenangan warga setempat yang telah bersusah payah mendatangkan orang asing,” tutur Dubes Agus.
 
Sementara itu, 27 orang masih diproses di Kantor Imigrasi Riyadh justru karena belum dilaporkan kabur oleh sponsor mereka. Ada pula di antara mereka yang sponsornya tidak melaporkan bahwa visa kunjungan mereka berakhir kemudian sponsor menyatakan siap bertanggung jawab atas administrasi kedaluwarsa visa.

Adapun enam orang sisanya masih harus berurusan dengan hukum karena adanya tuntutan mereka kepada sponsor yang mendatangkan atau majikan riil yang mempekerjakannya, baik soal gaji maupun hak-hak lainnya.
 
Sementara 23 orang diterbangkan ke Indonesia pada 25 Oktober 2018, pengelola rumah singgah KBRI Riyadh masih harus menyelesaikan ‘PR’ untuk mengupayakan solusi kasus-kasus yang dihadapi 175 orang lainnya. Dubes Maftuh Abegebriel menegaskan bahwa pembukaan lapangan kerja untuk WNI di Saudi dengan sistem satu kanal harus dibarengi dengan penyelesaian kasus-kasus saudara-saudara kita para WNI yang dirundung permasalahan ketenagakerjaan tanpa ujung.
(FJR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Kasus Khashoggi, Turki Berbagi Bukti dengan CIA

Direktur CIA Gina Haspel. (Foto: AFP/SAUL LOEB)

Ankara: Turki membagi “semua bukti” kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi dengan kepala dari Agensi Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) yang datang berkunjung ke Ankara pada Selasa 23 Oktober. 

Seperti diberitakan dari surat kabar Sabah, seperti dikutip media AFP, Direktur CIA Gina Haspel mengunjungi Turki untuk berbicara dengan tim investigasi terkait Khashoggi. 

Semua bukti audio dan video serta berbagai sampel yang dikumpulkan Turki diberikan kepada Haspel di gedung Organisasi Intelijen Turki (MIT).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak menuduh Arab Saudi secara langsung atas kematian Khashoggi. Namun dalam pidato terbarunya, ia menyebut pembunuhan Khashoggi telah direncanakan dengan mata.

Hingga saat ini, keberadaan jasad Khashoggi belum diketahui. Ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa jasad itu berada di rumah seorang Konsul Jenderal di Istanbul.

Baca: Potongan Tubuh Khashoggi Ditemukan di Rumah Konjen Saudi

Khashoggi, jurnalis 59 tahun, menghilang pada 2 Oktober usai memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Ia datang ke sana untuk mendapatkan sertifikat perceraian agar dapat menikah dengan tunangannya.

Erdogan mengatakan tim beranggotakan 15 orang dari Arab Saudi datang ke Istanbul untuk membunuh Khashoggi. Ia menyebut tim sengaja mematikan kamera pengawas di gedung konsulat di hari Khashoggi dinyatakan hilang.

Arab Saudi sempat membantah keras Khashoggi dibunuh, dan berkukuh kontributor The Washington Post itu telah meninggalkan konsulat. Namun sekitar dua pekan kemudian, Riyadh mengakui Khashoggi memang tewas di gedung tersebut, namun akibat perkelahian.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Erdogan Minta 18 Pembunuh Khashoggi Diadili di Turki

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Hurriyet)

Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta agar para pembunuh Jamal Khashoggi diadili di Turki. Pasalnya, tewasnya Khashoggi diyakini terjadi di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

“Saya sudah menelepon Arab Saudi. Kejadian ini terjadi di Istanbul. Kami mengusulkan bahwa 18 tersangka ini harus diadili di Istanbul,” kata Erdogan, dikutip dari Hurriyet, Rabu 24 Oktober 2018.

Sebelum itu, Erdogan membeberkan detil bagaimana pembunuhan Khashoggi dilakukan. Salah satunya adalah mematikan kamera pengawas yang ada di gedung konsulat.

Baca: Erdogan: Kamera di Konsulat Saudi Sengaja Dimatikan

“Mereka (para tersangka pembunuhan) menyingkirkan hard disk dari sistem kamera,” lanjutnya.

Para tersangka yang dimaksud Erdogan adalah belasan warga Arab Saudi yang diduga sengaja datang ke Turki untuk membunuh Khashoggi.

Arab Saudi telah mengakui Khashoggi memang tewas di konsulat, tetapi akibat perkelahian dengan sejumlah orang di gedung tersebut. Riyadh mengaku telah memecat lima pejabat dan menangkap 18 orang terkait kasus ini.

Baca: Menlu Saudi Janji Tuntaskan Penyelidikan Kasus Khashoggi

Erdogan juga menyebut pembunuhan Khashoggi telah direncanakan beberapa hari sebelumnya. Ia mengaku masih menginginkan jawaban atas berbagai pertanyaan, mengenai “siapa yang memberikan perintah” dan ada dimana jasad Khashoggi saat ini.

Dalam pidato terbarunya, Erdogan tidak menyebutkan nama Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Ia menegaskan memercayai kerja sama penuh dari Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud dalam penyelidikan kasus Khashoggi.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Staf Konsulat Beri Keterangan Terkait Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki melakukan pemeriksaan di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul. (Foto: AFP).

Istanbul: Penyelidikan atas kematian jurnalis Arab Saudi masih terus berlanjut. Kali ini pihak berwenang Turki meminta keterangan dari lima staf lokal di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul.
 
Baca juga: Arab Saudi Akui Khashoggi Dibunuh di Konsulat.
 
Seperti diketahui, Jamal Khashoggi dilaporkan tewas di dalam gedung Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Pemerintah Arab Saudi pun sudah mengakui kematian jurnalis pengkritik kerajaan tersebut.
 
“Lima pekerja asal Turki di Konsulat Arab Saudi di Istanbul merupakan beberapa staf yang memberikan keterangan sebagai saksi. Keterangan ditujukan untuk membantu penyelidikan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi,” sebut televisi Turki, NTV, seperti dikutip RTE, Senin 22 Oktober 2018.
 
“20 pekerja konsulat lainya, termasuk sopir konsul, memberikan keterangan kepada penyelidik terkait insiden ini,” lapor NTV.
 
Sementara CNN Turk menyebutkan, jaksa penuntut saat ini meminta keterangan terhadap 45 pekerja konsulat.
 
Khashoggi tewas di Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober, saat hendak merampungkan dokumen terkait perceraian. Pihak Arab Saudi mengatakan pada Sabtu 20 Oktober telah menangkap 18 orang yang berkaitan dengan kematian jurnalis itu.
 
Laporan bertolak belakang mengenai apakah Khashoggi sempat meninggalkan konsulat memicu penyelidikan. Tetapi secara terpisah seorang pejabat Arab Saudi mengatakan bahwa hilangnya Khashoggi didasarkan atas kesalahan informasi yang dilaporkan secara internal saat kejadian berlangsung.
 
Baca juga: Trump Tuding Arab Saudi Berbohong soal Kematian Khashoggi.
 
Menurut keterangan pejabat itu, Wakil Kepala Intelijen Arab Saudi, Ahmed Al-Asiri mengumpul tim beranggotakan 15 orang menemui Khashoggi di konsulat. Tim itu ditugaskan untuk meyakinkan Khashoggi kembali ke Arab Saudi.
 
Situasi menjadi memburuk saat Khashoggi bersuara lantang, tim pun panik. Dia kemudian dicekik dan mulutnya ditutup. Mereka mencoba untuk menutup mulut agar tidak teriak, tetapi korban akhirnya tewas. Pihak Arab Saudi menjelaskan bahwa niat pelaku bukan untuk membunuh Khashoggi.
 
Baca juga: Menlu Arab Saudi Bantah Keterlibatan Putra Mahkota.
 
Menlu Arab Saudi Adel Al-Jubeir pada Minggu 21 Oktober 2018 mengakui bahwa koresponden untuk The Washington Post itu telah meninggal. Kematian Khashoggi merupakan akibat dari operasi yang salah arah dari pihak yang dianggapnya telah melampai batas kewenangan.
 
Al-Jubeir menegaskan, mereka yang melakukan tindakan ini sangat melintasi batas kewenangannya. Lebih lanjut Al-Jubeir menambahkan, pelaku bukanlah pihak yang dekat dengan Pangeran Mohammed bin Salman. Tidak satupun dari pelaku memiliki kaitan dengan.

(FJR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Israel Tangkap Pejabat Palestina Sebab Kasus Penculikan

Ilustrasi penjara. (Foto: Medcom.id).

Yerusalem: Otoritas Israel menangkap dua pejabat Palestina di Yerusalem. Mereka mencurigai dua pejabat itu membantu menculik seorang warga Palestina.

Dua orang yang ditahan itu adalah Adnan Gheith, Gubernur Yerusalem yang ditunjuk Palestina dan Jihad Al-Faqeeh, kepala intelijen Palestina di kota tersebut.

Mereka dicurigai membantu menculik penduduk Yerusalem yang ditahan Otoritas Palestina di Tepi Barat. Namun, keduanya menyangkal tudingan tersebut.

“Kedua orang tersebut telah kita tahan hingga Selasa depan,” kata polisi, dikutip dari Channel News Asia, Senin, 22 Oktober 2018.

Otoritas Palestina mengutuk penangkapan kedua pejabat ini. Mereka mengatakan Israel malah menculik dua pejabat itu.

Pejabat senior Palestina, Saeb Erekat menyerukan sebuah pernyataan untuk pembebasan dua pejabat itu. Sementara itu, warga Palestina Yerusalem yang diculik dua pekan lalu tersebut memililki kartu identitas Israel dan kewarganegaraan Amerika Serikat (AS).

Dia dicari Otoritas Palestina karena membantu menjual properti di kota tua Yerusalem kepada para pembeli Yahudi. 

(LDS)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Turki Bertekad Ungkap Semua Detail Kematian Khashoggi

Ankara: Turki bertekad mengungkap semua detail kematian jurnalis Jamal Khashoggi, Sabtu 20 Oktober 2018, setelah Arab Saudi mengakui pria tersebut dibunuh saat memasuki gedung konsulat di Turki pada awal bulan ini. Arab Saudi menyebut Khashoggi tewas usai sempat berkelahi dengan beberapa orang di dalam konsulat.

“Kami akan mengungkap apapun yang sebenarnya sudah terjadi. Semua orang jangan pernah meragukan hal ini,” tegas Omer Celik, juru bicara partai berkuasa Partai Keadilan dan Pengembangan (AKP), seperti dikabarkan kantor berita Anadolu.

Baca: Castro Tuduh Kushner di Balik Pembunuhan Khashoggi

Khashoggi, seorang kontributor surat kabar Washington Post, terakhir terlihat saat memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Sejak awal kasus, Turki menduga Khashoggi telah dibunuh, sementara Arab Saudi dengan keras membantahnya.

Namun seiring berjalannya waktu dan tekanan dari komunitas global, termasuk Amerika Serikat, Riyadh akhirnya mengakui Khashoggi tewas di dalam konsulat. Awalnya Arab Saudi berkukuh Khashoggi telah meninggalkan gedung usai mengurus sertifikat perceraian.

“Kami tidak menuduh siapapun dari awal, tapi kami tidak bisa membiarkan kasus ini ditutup-tutupi,” ungkap Celik, seperti dilansir dari media AFP.


Infografis kasus Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

Jumat kemarin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud. Keduanya sepakat melanjutkan investigasi gabungan kasus Khashoggi.

Di hadapan publik, Erdogan dan sejumlah pejabat tinggi Turki berhati-hati dalam memberikan pernyataan. Biasanya sang presiden merujuk awak media untuk mengutip ucapan jaksa, dan menghindari kata-kata yang secara langsung menuduh Arab Saudi.

Setelah mengakui Khashoggi tewas di konsulat, Arab Saudi mengumumkan telah memecat lima pejabat tinggi dan menangkap 18 warganya.

Dua dari lima orang yang dipecat kerajaan adalah penasihat Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman, Saud al-Qahtani, serta Wakil Kepala Intelijen Mayor Jenderal Ahmed al-Assiri. Sementara 18 warga Arab Saudi yang ditangkap tidak disebutkan identitasnya.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Arab Saudi Akui Khashoggi Dibunuh di Konsulat

Jurnalis asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

Riyadh: Arab Saudi mengakui bahwa jurnalis Jamal Khashoggi tewas dibunuh di dalam konsulat di Istanbul, Arab Saudi. Kabar disampaikan kantor berita Kerajaan Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Sabtu 20 Oktober 2018. 

SPA menyebut hasil awal investigasi menunjukkan Khashoggi tewas usai sempat terjadi perkelahian di dalam konsulat.

“Argumen terjadi antara dia (Khashoggi) dan beberapa orang lain di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, yang memicu perkelahian dan berujung pada kematiannya,” lapor SPA, seperti dikutip oleh Al-Jazeera.

“Investigasi masih berlanjut dan 18 warga Arab Saudi telah ditangkap,” demikian pernyataan dari seorang jaksa publik Arab Saudi. Ia menambahkan penasihat kerajaan Saud al-Qahtani dan wakil kepala intelijen Ahmed Asiri telah dipecat dari jabatannya.

Hingga kini keberadaan Khashoggi belum diketahui usai dibunuh pada 2 Oktober. 

Baca: Turki Cari Potongan Tubuh Khashoggi ke Hutan

Khashoggi, seorang kolumnis untuk surat kabar The Washington Post, hilang pada awal Oktober saat memasuki gedung konsulat di Istanbul. Ia datang untuk mendapatkan sertifikat perceraian agar dapat menikah dengan tunangannya.

Turki menduga Khashoggi telah dibunuh di dalam konsulat, dan mengklaim memiliki bukti audio serta video. Arab Saudi membantah keras tuduhan tersebut kala itu. 

Amerika Serikat, mitra Arab Saudi, juga mendorong agar kasus Khashoggi segera diselesaikan. Presiden AS Donald Trump menelepon langsung Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud untuk menanyakan perihal Khashoggi, dan juga mengirim Menteri Luar Negeri Mike Pompeo ke Arab Saudi.

Pompeo menyebut Arab Saudi berjanji tidak akan mengecualikan siapapun dalam kasus Khashoggi.

(WIL)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Indonesia Harap Ada Langkah Hukum soal Jurnalis Saudi

Peraih Nobel Perdamaian asal Yaman, Tawakkol Karman, memegang foto Jamal Khashoggi saat protes di depan kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul. (Foto: AFP).

Jakarta: Kasus misteri hilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi menyita perhatian dunia internasional, tak terkecuali Indonesia. Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menegaskan Indonesia berharap ada langkah hukum yang diambil terkait kasus ini.
 
Baca juga: Media Turki Sebut Khashoggi Dimutilasi Hidup-hidup.
 
Khashoggi dinyatakan hilang sejak 2 Oktober 2018 setelah masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus berkas-berkas perceraiannya. Sejak saat itu, Khashoggi tak pernah muncul lagi hingga sekarang.
 
“Kita sangat prihatin soal kasus ini, apalagi terjadi di wilayah diplomatik dan konsuler. Kita harap bisa diketahui apa yang sebenarnya terjadi di situ dan ada langkah hukum yang diambil sesuai dengan hukum di Turki dan Arab Saudi,” kata Arrmanatha, di Jakarta, Kamis 18 Oktober 2018.
 
Menurut Arrmanatha, isu Khashoggi ini juga bisa saja dibahas ketika Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir berkunjung ke Indonesia, pekan depan.
 
“Hal seperti ini kan tidak langsung berhubungan dengan hubungan bilateral kita. Tentu dalam pertemuan seperti ini tidak hanya hubungan bilateral yang menjadi perhatian tetapi isu global. Kita lihat nanti perkembangannya saat pertemuan,” lanjut Arrmanatha.
 
Baca juga: Menlu Arab Saudi ke Indonesia Bahas Perlindungan WNI.
 
Otoritas Turki bahkan sudah mengeluarkan laporan bahwa Khashoggi dimutilasi saat di dalam konsulat. Sejak awal, Turki sudah mengklaim bahwa Khashoggi memang dibunuh.
 
Surat kabar Turki juga telah melaporkan salah satu tersangka yang terlibat dalam hilangnya jurnalis Arab Saudi di Istanbul, Turki, meninggal dunia. Mashal Saad al-Bostani dilaporkan tewas dalam kecelakaan mobil yang mencurigakan di Riyadh.
 
Pria 31 tahun tersebut merupakan letnan penerbang Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi. Dia termasuk di antara 15 tersangka yang tiba dan meninggalkan Turki pada 2 Oktober lalu, di hari yang sama Khashoggi masuk ke dalam konsulat.

(FJR)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Serangan AS di Somalia Tewaskan 60 Militan

Pesawat jet tempur F-22 Raptor milik AS. (Foto: AFP)

Mogadishu: Sebuah serangan udara Amerika Serikat terhadap grup ekstremis al-Shabaab di Somalia menewaskan sekitar 60 militan. Serangan pada Jumat pekan lalu itu merupakan yang terbesar terhadap al-Shabaab dalam satu tahun terakhir.

Dalam pernyataan resmi Komando AS wilayah Afrika, seperti dikutip dari kantor berita CBS, Selasa 16 Oktober 2018, tidak ada warga sipil yang tewas atau terluka dalam serangan tersebut. Serangan dilakukan di Harardere, Somalia tengah.

Serangan AS dilakukan beberapa hari sebelum peringatan satu tahun aksi teror paling mematikan al-Shabaab di Mogadishu. Kala itu, serangan bom truk menewaskan lebih dari 500 orang.

“Gempuran udara mengurangi kemampuan al-Shabaab untuk melancarkan serangan di masa mendatang dan juga mengganggu jaringan kepemimpinannya,” ucap Komando AS wilayah Afrika.

Menurut data Dewan Hubungan Internasional AS, jumlah serangan udara Negeri Paman Sam di Somalia melonjak tajam di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Organisasi tersebut menilai peningkatan serangan merupakan upaya AS untuk mencegah Somalia berubah menjadi lahan tempat perencanaan serangan teror global.

(WIL)

Belasan Prajurit Iran Diculik di Perbatasan Pakistan

Bendera Iran. (Foto: AFP)

Teheran: Sedikitnya 14 belas prajurit Iran diculik di di wilayah Lulakdan yang berbatasan dengan Pakistan. Kabar disampaikan media nasional IRNA, Selasa 16 Oktober 2018, dengan mengutip seorang pejabat Iran.

Pejabat tersebut mengatakan 14 penjaga perbatasan diculik menjelang pagi hari. Ia menyebut mereka semua diculik sebuah grup teroris di Iran bagian tenggara.

“Empat belas orang ini diculik sekitar pukul 04.00 hingga 05.00 di area perbatasan Lulakdan,” ucap pejabat tersebut.

Lulakdan adalah sebuah desa yang terletak di Sistan dan provinsi Balochistan. Desa tersebut berbatasan dengan Pakistan dan juga Afghanistan.

Masih terkait Iran, seorang petinggi kelompok militan Islamic State (ISIS) tewas dalam sebuah operasi kelompok milisi di Irak. Militan bernama Abu Zahi itu disebut sebagai otak di balik serangan teror di kota Ahvaz, Iran, bulan lalu.

Awal Oktober, Iran mengaku telah menghantam sejumlah militan di Suriah dengan menggunakan misil balistik dan pesawat tanpa awak sebagai bentuk pembalasan atas serangan di Ahvaz.

(WIL)

Pangeran Saudi Mengaku Tak Tahu yang Terjadi di dalam Konsulat

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ketika menerima kunjungan Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengaku tak tahu menahu soal apa yang terjadi di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul, di mana jurnalis Jamal Khashoggi menghilang.

“Baru saja berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi yang menyangkal mengetahui apa yang terjadi di konsulat mereka di Turki,” tulis Trump di akun Twitter resminya.

Khashoggi menghilang pada 2 Oktober 2018 lalu di Istanbul. Ia terakhir terlihat masuk ke Konsulat Arab Saudi untuk mengurus berkas-berkas perceraian dan kepindahannya. Sejak saat itu, ia tak pernah terlihat keluar dari gedung tersebut hingga saat ini.

Baca: Tim Gabungan Geledah Konsulat Arab Saudi di Istanbul

Dilansir dari AFP, Rabu 17 Oktober 2018, para penyidik Turki bahkan sudah menggeledah gedung konsulat. Ketika mereka akan memeriksa rumah konsul jenderal Arab Saudi, ia telah kabur ke Riyadh beberapa jam sebelum petugas datang.

Trump bahkan mengirim Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Arab Saudi. Tiba di Riyadh, Pompeo disambut oleh Raja Salman bin Abdulaziz dan bertemu dengan Pangeran Salman.

Dalam pertemuan tersebut, Arab Saudi sepakat untuk mendukung penyelidikan yang dilakukan Turki. Bahkan, Raja Salman dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah setuju untuk membentuk tim gabungan guna mencari keberadaan Khashoggi. 

Sejumlah pejabat Turki meyakini Khashoggi telah dibunuh di gedung tersebut. Ankara mengklaim memiliki bukti audio dan video terkait kematian Khashoggi, jurnalis yang pernah beberapa kali mengkritik kebijakan Kerajaan Arab Saudi.

Baca: Konjen Arab Saudi Kabur Sebelum Rumahnya Digeledah

Sumber intelijen Turki juga meyakini bahwa Khashoggi sempat merekam dirinya sendiri saat masuk ke gedung konsulat di Istanbul. Rekaman itu diambil dengan menggunakan fitur di jam tangan pintar merek Apple.

Kasus Khashoggi telah membuat hubungan Arab Saudi dengan Turki dan sejumlah negara Barat menjadi renggang.

(DRI)

Konjen Arab Saudi Kabur Sebelum Rumahnya Digeledah

Otoritas Turki ketika mendatangi rumah dinas Konjen Arab Saudi di Istanbul. (Foto: EPA)

Istanbul: Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul dilaporkan telah meninggalkan Turki, beberapa jam setelah diumumkan bahwa otoritas Turki akan menggeledah rumahnya. Penggeledahan ini terkait dengan hilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Mohammed al-Otaibi diduga telah meninggalkan Turki pukul 14.00 siang waktu setempat. Ketika otoritas Turki mendatangi rumahnya, Otaibi sudah tak ada di lokasi.

“Kami memang berencana untuk menggeledah rumah dan mobil Konjen Arab Saudi,” kata seorang pejabat kepolisian Turki, dikutip dari BBC, Rabu 17 Oktober 2018.

Baca: Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

“Konjen telah meninggalkan Turki menuju ke Arab Saudi beberapa jam sebelum kami kemari untuk menggeledah rumah dinasnya,” lanjut dia.

Keputusan untuk memperluas penggeledahan diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu. Sebelumnya, otoritas Turki telah menggeledah Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

“Penting bekerja sama dengan Arab Saudi dan proses penyelidikan yang transparan sangat penting sehingga tidak ada lagi tanda tanya besar tentang kasus ini,” ucap dia. 

Baca: Arab Saudi Dikabarkan Siap Akui Pembunuhan Jurnalis

Sumber-sumber otoritas Turki mengatakan bahwa mobil dengan pelat korps diplomatik keluar dan menuju ke kediaman konjen di hari Khashoggi terlihat, yaitu 2 Oktober 2018.

Bahkan ada pejabat senior Turki yang mengatakan bahwa setelah dibunuh di dalam konsulat, jasad Khashoggi dimutilasi. Namun, pernyataan ini belum terkonfirmasi kebenarannya. Pasalnya, Khashoggi masih dinyatakan hilang meskipun Turki menduga bahwa wartawan The Washington Post ini memang benar dibunuh.

(DRI)

Palestina Tidak Akan Biarkan Sistem Apartheid Terbentuk

Jakarta: Sejumlah kecil warga Palestina sudah tidak yakin lagi dengan solusi dua negara untuk memecahkan masalah Palestina dan Israel. Namun Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki tegas menginginkan solusi dua negara.

“Beberapa warga Palestina menilai solusi dua negara tidak lagi dapat terwujud. Ini terlihat dari pesatnya pembangunan pemukim Israel di wilayah Palestina,” ujar Menlu Maliki di Sekolah Kajian Stratejik dan Global, Universitas Indonesia, di Jakarta, Senin 15 Oktober 2018.

“Jika pembangunan (pemukiman Israel) terus berlanjut, maka tidak akan tercipta Palestina. Tidak ada lahan tersisa untuk membentuk negara Palestina,” tegas Maliki.

Kemudian Menlu Maliki menambahkan bahwa Israel bermaksud memperluas pembangunan pemukiman di Tepi Barat. Hal itu bahkan berpotensi membagi dua wilayah Tepi Barat. Hal ini sangat bertentangan dengan keinginan Palestina.

“Kami ingin memiliki negara sendiri. Kami ingin menikmati menjadi warga di negara sendiri, hingga saat ini kami tidak pernah merasakan hal tersebut,” ucapnya.

Palestina ingin negara sendiri sebagai bagian dari solusi dua negara dan dunia internasional pun mendukung hal tersebut, di mana Palestina dan Israel hidup berdampingan. Tetapi jika memaksakan pembentukan satu negara, ada dua konsekuensi yang harus dihadapi oleh Palestina.

Pertama, Palestina bisa membentuk demokrasi yang dikendalikan secara penuh oleh rakyat Palestina termasuk juga aparatur negaranya. “Tetapi apakah Israel akan menerima hal itu. Saya kira tidak. Mereka akan menolak keras,” sebut Maliki.

“Kedua, jika bukan solusi satu negara, maka yang akan terjadi adalah sistem apartheid. Di mana Israel akan membentuk satu negara dengan dua sistem. Satu sistem untuk warga Israel dan satu lagi untuk Arab Palestina,” tuturnya.

“Kami tentunya tidak ingin ada sistem apartheid. Itu sebabnya kami memilih solusi dua negara,” tegas Menlu Maliki.

Menlu Maliki menegaskan, pembentukan solusi dua negara memberikan Palestina hak dan negara sendiri. Solusi itu juga memberikan harga diri dan kebebasan di negara sendiri.

“Solusi dua negara adalah yang terbaik untuk kami,” pungkas Menlu Maliki.

(WAH)

Ancaman Bom, Diplomat Iran di Turki Dievakuasi

Bendera Iran. (Foto: AFP)

Ankara: Seorang utusan Iran untuk Turki dievakuasi dari gedung kedutaan besar di Ankara, Senin 15 Oktober 2018, usai munculnya peringatan mengenai kemungkinan adanya ancaman bom. Kantor berita DHA menyebut Kedubes Iran di Turki mendapat sejumlah data intelijen mengenai kemungkinan bom bunuh diri.

Seorang fotografer media AFP di lokasi mengaku melihat polisi yang memeriksa sejumlah kendaraan dekat Kedubes Iran usai jalanan di sekitarnya ditutup. 

Turki dilanda serangkaian serangan teror pada 2015 dan 2016. Pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh grup Partai Pekerja Kurdi (PKK) dan kelompok militan Islamic State (ISIS) sebagai dua pelaku teror di Turki.

Serangan teror yang dituduhkan kepada ISIS di Turki terjadi pada Januari 2017. Ketika itu, seorang pria bersenjata membunuh 39 orang di sebuah kelab malam ternama di Istanbul pada perayaan Tahun Baru.

Sejak kejadian tersebut, kepolisian Turki menggelar penggerebekan rutin di seantero negeri untuk mencari anggota PKK atau ISIS. PBB dianggap Turki dan sejumlah negara Barat sebagai organisasi teroris.

Baca: Pelaku Serangan Kelab Malam Masuki Turki Lewat Suriah

(WIL)

Pemberontak Tembakkan Mortir dari Zona Netral Suriah

Pemberontak dari NLF berada di dekat area yang akan dijadikan zona netral di Idlib, Suriah, 9 Oktober 2018. (Foto: AFP/OMAR HAJ KADOUR)

Beirut: Sejumlah pemberontak menembakkan mortir dari area yang dijadwalkan akan dijadikan “zona netral” di Suriah barat laut, Minggu 14 Oktober 2018. Kabar disampaikan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR).

Masih dari SOHR, para pemberontak juga disebut belum juga meninggalkan zona tersebut. Padahal jika sudah menjadi zona netral, area tersebut harus bersih dari segala bentuk persenjataan.

“Pemberontak menembakkan beberapa mortir ke arah posisi pasukan (Suriah) di dekat provinsi Hamas. Dua prajurit tewas dalam serangan itu,” kata SOHR, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Di bawah perjanjian bulan lalu antara Turki dan Rusia, para pemberontak dan ekstremis harus menarik segala jenis persenjataan berat dari zona netral.

Baca: Rusia dan Turki Sepakat Ciptakan Zona Netral di Idlib

Meski tenggat waktu sudah terlewati pada 10 Oktober lalu, zona netral itu masih belum bersih dari senjata. “Kami belum melihat ada penarikan militan dari semua area yang dijadwalkan akan menjadi zona netral,” sebut SOHR.

Seorang koresponden AFP di Idlib juga melaporkan belum ada faksi militan apapun yang memindahkan unit mereka dalam beberapa hari terakhir. Idlib dan sejumlah zona pemberontak di sekelilingnya dikuasai berbagai faksi militan.

(WIL)

Tiga Warga Australia Terluka Parah Diserang Kanguru

Seekor kanguru di kebun binatang di Beijing, Tiongkok. (Foto: AFP/MARK RALSTON)

Queensland; Tiga orang dalam satu keluarga menggunakan sebuah sapu dan sekop dalam menghadapi sebuah serangan langka yang dilancarkan seekor kanguru besar di Australia. Ketiga orang itu terluka, salah satu dari mereka berada dalam kondisi serius.

Linda Smith, 64, mengalami kerusakan paru-paru, patah tulang iga, dan cedera organ dalam lainnya. Ia menjalani operasi di sebuah rumah sakit pada Minggu 14 Oktober 2018, setelah malam sebelumnya diserang seeor kanguru di Darlin Downs di Queensland.

Bersama suaminya, Smith yang merupakan penyayang binatang memberi makan 30 kanguru liar di pekarangan rumah mereka pada setiap malam. Makanan diberikan karena kanguru semakin sulit mencari makan di tengah musim panas di Australia.

Satu dari puluhan kanguru — memiliki tinggi badan hingga 1,8 meter — mulai menyerang suami Smith saat sedang diberi makan. Smith mengambil sapu untuk mencoba mengusirnya.

“Tapi kanguru itu menjatuhkan sapu dan ikut menyerang saya,” ujar Smith, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

“Kanguru memang dikenal brutal saat menyerang, terutama jika jenis kelaminnya laki-laki dan berukuran besar. Tapi serangan ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam 30 tahun terakhir,” lanjut dia.

Smith menyebut jika dirinya tidak mencoba mengusir kanguru itu dengan sapu, mungkin suaminya akan mengalami luka yang sangat parah hingga “mungkin bisa tewas.” Anak laki-laki Smith yang berusia 40 tahun juga terluka saat berusaha menghentikan serangan kanguru.

Terdapat lebih dari 46 juta kanguru liar di seantero Australia menurut data terbaru pemerintah tahun lalu. Namun sejumlah pakar satwa menilai jumlahnya terus berkurang di tengah musim kemarau panjang di bagian timur Australia.

(WIL)

ISIS Culik 130 Keluarga di Suriah Timur

Bendera hitam ISIS. (Foto: AFP)

Beirut: Kelompok militan Islamic State (ISIS) menculik sekitar 130 keluarga dari provinsi Deir Ezzor, Suriah. Kabar disampaikan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights, Jumat 12 Oktober 2018 malam waktu setempat.

SOHR menyebut ISIS menculik 130 keluarga itu dari sebuah tempat penampungan orang telantar di Deir Ezzor. SOHR tidak merilis detail lainnya mengenai penculikan ini, namun menyebut pertempuran antara ISIS dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) terjadi di Deir Ezzor.

Menurut SOHR pertempuran antara ISIS dan SDF meningkat secara dramatis dalam 65 jam terakhir, terutama di sisi timur Sungai Efrat. SDF meluncurkan serangan terhadap ISIS di Deir Ezzor bagian timur sejak 10 September. Sejak saat itu, pertempuran terjadi terjadi.

Seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu 13 Oktober, pertempuran berlangsung lama karena ISIS menggunakan berbagai taktik untuk menghentikan pergerakan SDF, seperti memasang ranjau darat atau melakukan bom bunuh diri.

Pasukan Suriah telah membersihkan militan ISIS dari banyak wilayah di provinsi Deir Ezzor, termasuk di kota yang memiliki nama sama dengan provinsinya. Sementara SDF berusaha memperkuat posisi mereka di wilayah utara provinsi tersebut.

Sejumlah laporan menyebut wilayah yang dikuasai ISIS di Suriah sudah menyusut hingga hanya satu persen dari total yang direbut grup ekstremis itu beberapa tahun lalu.

(WIL)

Kanada Alokasikan Rp759 M untuk Pengungsi Palestina

Bendera Palestina. (Foto: AFP)

Ottawa: Pemerintah Kanada mengalokasikan USD50 juta atau setara Rp759 miliar untuk Agensi Pengungsi Palestina (UNRWA). Dana ini dialokasikan usai Amerika Serikat menarik bantuannya senilai USD350 juta dari UNRWA.

“Pendanaan ini akan membantu lebih dari 500 ribu anak laki-laki dan perempuan dalam menerima pendidikan dasar. Dana ini juga akan membantu mengoperasikan lebih dari 140 klinik dan membantu tim lapangan dalam menyalurkan jasa medis,” ucap Global Affairs Canada, seperti dikutip dari kantor berita Sputnik, Sabtu 13 Oktober 2018.

“Selain itu, dana ini juga dapat menyediakan tempat penampungan dan makanan bagi pengungsi termiskin Palestina,” lanjutnya.

Agustus lalu, UNRWA mengonfirmasi bahwa AS tidak akan lagi menyalurkan dana bantuan tahun ini. Sebagian pendanaan untuk UNRWA ini akan digantikan dari bantuan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Rusia dan Turki.

Keputusan memutus dana bantuan AS ke UNRWA diumumkan pada awal 2018. Presiden AS Donald Trump beralasan Palestina kurang memiliki kesediaan untuk menggelar dialog damai dengan Israel dan tidak menghormati Negeri Paman Sam yang telah memberikan bantuan.

UNRWA dibentuk pada 1949 untuk mendukung pengungsi Palestina di Yordania, Lebanon, Suriah dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem serta Gaza.

Agensi ini mengoperasikan sekolah dan berbagai organisasi kemanusiaan lainnya.

(WIL)

Tunangan Jurnalis Saudi yang Hilang Pendukung Ikhwanul Muslimin

Hatice Cengiz (kiri). (Foto: AFP)

Riyadh: Media Arab Saudi memberitakan bahwa tunangan Jamal Khashoggi, wartawan yang hilang di Turki, merupakan pendukung Ikhwanul Muslimin Qatar. Selama ini, Arab Saudi menganggap Ikhwanul Muslimin adalah kelompok teroris.

Hingga saat ini, hubungan Arab Saudi dan Qatar belum membaik sejak diputuskannya hubungan diplomatik pada 2017 silam.

Al Arabiya menyebut Hatice Cengiz merupakan pendukung orang-orang yang mengkritik pemerintahan Kerajaan Arab Saudi. Selain pendukung Ikhwanul Muslimin, Cengiz juga pendukung partai penguasa di Turki.

Baca: Tunangan Jurnalis Arab Saudi Minta Bantuan ke Trump

“Bahkan keluarga Khashoggi tak tahu jika Khashoggi memiliki hubungan dengan Cengiz,” sebut Al Arabiya dikutip dari Newsweek, Jumat 12 Oktober 2018.

Dikabarkan, Khasoggi bertemu Cengiz pada Mei 2018 dan kisah cinta mereka berkembang dengan cepat. Meskipun Khashoggi telah memperoleh izin tinggal di Amerika Serikat, namun ia tetap membeli sebuah unit apartemen di Istanbul untuk Cengiz.

Baca: Turki Klaim Punya Bukti Jurnalis Arab Saudi Dibunuh

Pada 2 Oktober 2018, Khasshogi pergi ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus surat perceraian dengan istri terdahulunya agar bisa menikahi Cengiz. Di hari itulah, Cengiz terakhir kali melihat Khasoggi.

Sejumlah penyelidikan pun telah digelar otoritas Turki untuk menemukan Khashoggi. Namun hingga saat ini belum membuahkan hasil. AS pun telah menghubungi Arab Saudi untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

(FJR)

Longsor Landa Uganda, 34 Warga Dilaporkan Tewas

Bukalasi: Setidaknya 34 orang tewas setelah sebuah sungai di Uganda timur meluap. Luapan air dan disertai lumpur tebal dan bebatuan menghantam rumah warga.
 
Tim penyelamat menyusuri reruntuhan, mencari korban selamat dan korban bencana yang terjadi pada Kamis 11 Oktober 2019 di kota Bukalasi di distrik Bududa. Sejumlah orang hingga kini diketahui masih hilang.
 
“Saya dapat mengkonfirmasi 34 orang tewas. Kami harus menunggu penilaian kami selesai sebelum dapat memastikan berapa banyak yang hilang,” kata Juru Bicara Uganda Palang Merah Irene Nakasiita, seperti dikutip AFP, Jumat 12 Oktober 2018.
 
Nakasiita menunjukkan tempat kejadian yang digambarkannya sebagai lokasi bencana tanah longsor yang parah. Ini termasuk gambar mayat korban yang dalam kondisi mengenaskan dalam lumpur yang dibawa air sungai. Beberapa mayat sebagian ditutupi dengan daun pisang oleh warga.
 
“Penyebabnya adalah air sungai menghantam tepiannya di hulu karena hujan lebat. Ketika air meluap akhirnya membawa sejumlah batu besar yang menghancurkan rumah-rumah penduduk,” kata Nakasiita.
 
“Regu penyelamat masih berada di lapangan untuk mengevakuasi orang dan mengeluarkan mereka dari puing-puing,” imbuhnya.
 
Nakasiita mengatakan Palang Merah mengirim pasokan bantuan ke daerah tersebut. Bantuan yang dikirimkan seperti terpal, selimut dan alat pemurnian air.
 
Nathan Tumuhamye, seorang aktivis kemanusiaan yang membantu masyarakat memulihkan diri dari bencana alam dan konflik, mengatakan kepada AFP bahwa “Empat hingga lima desa dan mungkin sekolah dasar terkena pengaruh bencana ini”.
 
Presiden Yoweri Musevini menyampaikan dukannya melalui akun twitter miliknya. “Saya telah menerima berita sedih dari tanah longsor yang menimbulkan kekacauan di Distrik Bududa, membunuh sejumlah warga yang belum ditentukan. Pemerintah telah mengirim tim penyelamat ke daerah-daerah yang terkena bencana,” tulis Presiden Yoweri Museveni di Twitter.
 
“Pemerintah akan melihat opsi lain yang tersedia untuk menghentikan kejadian lebih lanjut dari bencana ini,” imbuhnya.
 
Distrik Bududa di kaki bukit Gunung Elgon, yang terletak di perbatasan antara Uganda dan Kenya, merupakan daerah berisiko tinggi untuk tanah longsor. Setidaknya 100 orang dilaporkan tewas dalam longsor di  Bududa pada Maret 2010, dan pada tahun 2012 tanah longsor menghancurkan tiga desa.
 
Upaya pemerintah untuk memindahkan orang-orang yang rentan ke distrik tetangga telah menghadapi perlawanan dari penduduk. Menurut Tumuhamye, beberapa sistem peringatan dini untuk banjir dan tanah longsor telah didirikan di daerah tersebut tetapi tanpa kapasitas untuk menanggapi peringatan, sistem tersebut tidak membantu warga menghindari bencana.

(FJR)

40 Tewas dalam Kecelakaan Bus Kenya

Rift Valley: Lebih dari 40 orang tewas dalam kecelakaan bus di Kenya, pada Rabu 10 Oktober. Robeknya atap bus diduga menjadi penyebab banyaknya korban.
 
“Laporan yang sampai kepada saya adalah bahwa lebih dari 40 orang tewas di tempat. Tetapi itu bisa lebih karena atap bus itu robek,” kata Petugas Lalu Lintas Provinsi Rift Valley, Zero Arome, kepada AFP, Rabu 10 Oktober 2018.
 
Petugas yang berbicara dari tempat kejadian, di barat Kericho county justru menyebutkan jumlah korban tewas berbeda. “Kami menghitung 42 orang tewas, tetapi kami masih di tempat kejadian,” katanya.
 
Menurut polisi, bus itu melakukan perjalanan dari Nairobi ke kota barat Kakamega dan membawa 52 penumpang.
 
Palang Merah Kenya menulis di Twitter bahwa bus itu terbalik. Namun rincian lebih lanjut tentang penyebab kecelakaan itu tidak segera tersedia.
 
Statistik resmi menunjukkan bahwa sekitar 3.000 orang meninggal setiap tahun dalam kecelakaan di jalan di Kenya. Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan angka itu mencapai 12.000.
 
Kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di Kenya. Pada Desember 2017, 36 orang tewas dalam tabrakan antara bus dan truk. Sementara pada 2016 lebih dari 40 orang tewas ketika sebuah truk tangki bahan bakar yang tidak terkendali menabrak kendaraan dan kemudian meledak di jalan raya yang padat.

(FJR)

Tunangan Jurnalis Arab Saudi Minta Bantuan ke Trump

Sejumlah kelompok HAM di Istanbul berdemo di depan Konsulat Arab Saudi. (Foto: AFP)

Istanbul: Tunangan dari wartawan Arab Saudi yang hilang, Jamal Khashoggi, meminta bantuan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mendorong Arab Saudi mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.

Hatice Cengiz menuliskan permintaannya tersebut di sebuah kolom opini The Washington Post, media tempat Khashoggi bekerja.

“Saya percaya dengan kemampuan pejabat pemerintahan Turki. Tetapi saya meminta bantuan Presiden Trump dan Ibu Negara Melania untuk membantu mendesak Arab Saudi menjelaskan kejadian ini,” tulis Cengiz, dikutip dari AFP, Rabu 10 Oktober 2018.

Baca: Wartawan Arab Saudi Pengkritik Pemerintah Hilang di Turki

“Saya juga mendesak Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk bisa bekerja sama dengan Turki untuk  menemukan tunangan saya,” lanjut dia.

Khashoggi sendiri telah benar-benar meninggalkan Arab Saudi pada September tahun lalu dan tinggal di pengasingan di AS, di mana ia mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara AS.

Khashoggi memang terkenal sebagai wartawan yang kerap mengkritik pemerintahan Arab Saudi. Di kolom opini The Post, ia beberapa kali menulis kritikan soal kebijakan Pangeran Mohammed bin Salman.

Baca: Erdogan Desak Riyadh Hadirkan Bukti CCTV Khashoggi

Ia menghilang pada 2 Oktober 2018 kemarin setelah masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus sejumlah dokumen, sementara Cengiz menunggu di luar. 

Setelah cukup lama menunggu, Cengiz tak lagi melihat Khashoggi keluar dari gedung konsulat dan dirinya langsung melapor ke otoritas Turki. 

(FJR)

Arab Saudi Izinkan Turki Geledah Gedung Konsulat

Bendera Arab Saudi berkibar di gedung konsulat di Istanbul, Turki, 8 Oktober 2018. (Foto: AFP/OZAN KOSE)

Ankara: Kementerian Luar Negeri Turki mengonfirmasi Arab Saudi telah mengizinkan Ankara menggeledah gedung konsulat Riyadh di Istanbul, Selasa 9 Oktober 2018. Izin diberikan terkait kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, usai masuk ke gedung tersebut pekan lalu.

“Otoritas Arab Saudi mengaku terbuka untuk bekerja sama, dan pencarian dapat dilakukan di gedung konsulat,” ucap juru bicara Kemenlu Turki Hami Aksoy, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Aksoy menambahkan pencarian akan dilakukan sebagai bagian dari investigasi resmi kasus hilangnya Khashoggi. Ia tidak menyebut kapan penggeledahan gedung ini akan dilakukan.

Khashoggi, seorang kontributor surat kabar Washington Post, dinyatakan hilang usai masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada Selasa pekan kemarin. Ia ke sana untuk mendapatkan dokumen perceraian agar dapat menikah dengan tunangannya yang merupakan warga negara Turki.

Baca: AS Minta Arab Saudi Transparan soal Hilangnya Khashoggi

Sebelumnya, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman mengatakan kepada media Bloomberg bahwa pihaknya mempersilakan Turki memeriksa konsulat di Istanbul.

Dalam kasus ini, Arab Saudi menyebut Khashoggi telah meninggalkan gedung konsulat. Sementara Turki meyakini Khashoggi masih ada di dalam.

Sejumlah sumber di pemerintahan Turki meyakini Khashoggi telah dibunuh. Kepolisian Turki juga menyebut ada sekitar 15 warga Arab Saudi yang datang ke Istanbul dan masuk ke gedung Konsulat di hari Khashoggi datang.

Sejak tahun lalu, Khashoggi mengasingkan diri ke Amerika Serikat karena khawatir ditangkap otoritas Arab Saudi. Selama ini, Khashoggi dikenal sebagai kritikus keras berbagai kebijakan Pangeran Mohammed, termasuk mengenai intervensi Arab Saudi dalam perang di Yaman.

(WIL)

WNI di Kanada Galang Dana untuk Sulteng

Warga memasang tulisan doa untuk keluarganya di lokasi terdampak pergerakan atau pencairan tanah (likuifaksi) di Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 9 Oktober 2018. (Foto: Antara/YUSRAN UCCANG)

Calgary: Komunitas kecil warga negara Indonesia di Calgary, Kanada, beramai-ramai menggalang dana untuk membantu meringankan para korban gempa bumi dan gelombang tsunami di Sulawesi Tengah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban jiwa akibat musibah tersebut mencapai 1.944 orang.

Para WNI di Calgary terus memantau televisi dan telepon genggam masing-masing untuk memantau perkembangan terbaru usai gempa dan tsunami melanda Sulteng pada 28 September.

“Saya berasal dari Sulawesi, tapi dari bagian selatan,” kata Herlinda Lanto, salah satu WNI di Calgary, seperti dikutip dari kantor berita CBC, Senin 8 Oktober 2018.

Wilayah terparah terdampak gempa dan tsunami adalah Palu, dengan angka kematian melampaui 1.000 orang. Sementara jumlah sisa korban berasal dari Donggala, Sigi dan wilayah sekitarnya di Sulteng.

“Paman saya tinggal di sana, dan saat musibah terjadi, saya belum mendengar kabar apa-apa lagi darinya. Dua hari berselang, kami akhirnya mengetahui dia telah dievakuasi ke Makassar,” tutur Lanto.

Baca: Rusia Kirim 24 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sulteng

Ratusan orang masih dinyatakan hilang akibat bencana alam di Sulteng. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut proses perbaikan infrastruktur akibat musibah ini membutuhkan waktu sedikitnya dua tahun.

“Beberapa jam usai bencana, saya mendapat sejumlah foto dan video di telepon genggam. Saya mempunyai beberapa teman di sana, dan saya mencoba menghubungi mereka. Beruntung, sebagian besar dari mereka baik-baik saja,” tutur Eddie Sachri, WNI lain yang tinggal di Calgary.

Sachri mengatakan komunitas WNI di Calgary menggelar penggalangan dana di restoran bernama Indonesian Kitchen di International Avenue. Acara yang lebih besar tengah dirancang untuk digelar bulan ini.

(WIL)

Jurnalis Arab Saudi Hilang, Turki Periksa Semua Kamera Pengintai

Istanbul: Otoritas Turki akhirnya memeriksa semua kamera pengintai (CCTV) jalan raya, terutama yang menghadap Konsulat Arab Saudi di Istanbul sehubungan dengan hilangnya jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi, sejak pekan lalu.

Khashoggi diduga dibunuh di dalam konsulat negaranya sendiri. Jurnalis Washington Post ini memang kerap mengkritik pemerintahan Arab Saudi, termasuk kebijakan dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman. 

Khashoggi juga sempat berada di pengasingan di Amerika Serikat selama bertahun-tahun. Di Post, ia pernah menulis tentang program reformasi Kerajaan Arab Saudi. 

Baca: Turki Duga Khashoggi Dibunuh di Konsulat Arab Saudi

Dilansir dari kantor berita Guardian, Selasa 9 Oktober 2018, rekaman kamera keamanan menunjukkan ada kotak yang dimasukkan ke dalam salah satu van yang berpelat nomor diplomatik ini. 

Terlihat enam mobil meninggalkan konsulat. Kemudian, tiga berbelok ke kiri dan tiga lainnya belok ke kanan. Para penyelidik Turki mengatakan, salah satu van berwarna hitam dicurigai membawa jasad Khashoggi.

Para pejabat konsulat mengaku bahwa Khashoggi telah meninggalkan konsulat dua jam sebelum enam mobil itu pergi. 

Hampir sepekan setelah Khashoggi hilang, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Riyadh untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. 

Baca: Wartawan Arab Saudi Pengkritik Pemerintah Hilang di Turki

“Kami harus mendapatkan hasil dari penyelidikan ini sesegera mungkin,” kata Erdogan.

Selain itu, catatan penerbangan menunjukkan dua pesawat Arab Saudi tiba di Bandara Ataturk, Istanbul pada hari Selasa pekan lalu dan berangkat secara terpisah pada hari yang sama, beberapa jam setelah Khashoggi terakhir terlihat.

Otoritas Arab Saudi bersikeras bahwa mereka tidak melakukan apa yang dituduhkan Turki, yaitu sengaja membunuh Khassogi di dalam konsulat. 

(WIL)

Jurnalis Wanita Bulgaria Tewas Dibunuh dan Diperkosa

Bulgaria: Otoritas keamanan Bulgaria sedang menyelidiki kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap jurnalis investigasi bernama Viktoria Marinova di utara Kota Ruse, Bulgaria. Viktoria adalah jurnalis ketiga yang menjadi korban pembunuhan di wilayah Uni Eropa setahun belakangan. 

Mayat wanita berusia 30 tahun itu ditemukan di dekat sebuah jalur pejalan kaki yang dipenuhi semak belukar, Sabtu, 6 Oktober 2018. Investigasi awal menyebutkan penyebab kematiannya karena pukulan ke kepala dan mati lemas seperti dilansir kantor berita CNN. 

Menteri Dalam Negeri Bulgaria Mladen Mladenov mengutuk aksi pembunuhan ini sebagai tindakan yang sangat brutal. Para penyelidik telah dikirim ke Ruse untuk menangani kasus tersebut.

Spekulasi berkembang kematian Marinova terkait dengan profesinya sebagai jurnalis investigasi. Pihak berwenang masih mengidentifikasi saksi dan motif pembunuhan ini. 

Laporan media Bulgaria mengatakan Marinova tengah melaporkan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang melibatkan dana bantuan dari Uni Eropa untuk lembaga penyiaran TVN. Dia juga bekerja pada program yang berfokus pada masalah sosial dan terlibat dengan kegiatan amal. Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) Bulgaria mendesak aparat keamanan mengungkap kasus ini dengan tuntas dan cepat. 

“CPJ dikejutkan oleh pembunuhan barbar wartawan Victoria Marinova. Pihak berwenang Bulgaria harus menggunakan semua upaya dan sumber daya untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengadili mereka yang bertanggung jawab,” kata Perwakilan Uni Eropa CPJ Tom Gibson di Brussels.

Organisasi itu menambahkan dalam pernyataannya bahwa siaran terakhir Marinova adalah wawancara dengan jurnalis Rumania Attila Biro dan koleganya asal Bulgaria Dimitar Stoyanov, yang sedang menyelidiki tuduhan penipuan yang melibatkan dana Uni Eropa. CPJ melaporkan bahwa kedua wartawan itu ditahan oleh polisi Bulgaria pada bulan September.

Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borisov yakin pengungkapan kasus pembunuhan ini hanya masalah waktu. Jaksa Wilayah Ruse, Georgi Georgiev mengatakan kepada media pemerintah bahwa ponsel Marinova, kunci mobil, kacamata dan sebagian dari pakaiannya hilang ketika tubuhnya ditemukan.

Bulgaria menduduki peringkat 111 dari 180 negara dalam indeks kebebasan pers. Paling terendah di antara negara-negara anggota Uni Eropa lainnya.

(AZF)

Pasukan Mesir Bunuh 52 Ekstremis di Sinai

Prajurit Mesir bersiaga di sekitar sebuah universitas di Kairo, 25 Maret 2018. (Foto: AFP/FETHI BELAID)

Kairo: Pasukan keamanan Mesir melanjutkan operasi di Semenanjung Sinai dalam memberantas sejumlah militan dan ekstremis. Dalam rentetan operasi terbaru, Mesir mengklaim telah membunuh 52 terduga teroris.

Operasi di Sinai telah dibunuh sejak Februari. Salah satu kelompok yang menjadi sasaran utama Mesir dalah Islamic State (ISIS).

“53 ekstremis Takfiri telah dibunuh dalam dua operasi terpisah di Semenanjung Sinai,” ucap militer Mesir, seperti dilansir dari kantor berita AFP. Tiga prajurit Mesir tewas dalam dua operasi tersebut.

Menurut data resmi pemerintah Mesir, total lebih dari 350 ekstremis dan 30 tentara tewas dalam operasi militer bertajuk “Sinai 2018.”

Pekan lalu, beberapa sumber keamanan Mesir menyebut pemimpin ISIS cabang lokal Abu Hamza al-Maqdisi tewas dalam serangan udara di Sinai. ISIS mengonfirmasi kematian tersebut.

Militan dan ekstremis telah membunuh ratusan polisi dan prajurit di Sinai sejak militer Mesir menggulingkan Mohamed Morsi dari kursi kepresidenan pada 2013.

Baca: 200 Militan ISIS Tewas dalam Operasi “Sinai 2018”

(WIL)

Korban Tewas Gempa di Haiti Jadi 11 Orang

Episenter gempa terletak sekitar 19 kilometer dari kota Port-de-Paix. (Foto: AFP/File / HECTOR RETAMAL)

Port-au-Prince: Jumlah korban tewas gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) di Haiti bertambah menjadi sebelas orang. Guncangan juga dilaporkan merusak sejumlah bangunan di wilayah utara.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS melaporkan episenter gempa terletak sekitar 19 kilometer dari kota Port-de-Paix.

Baca: Gempa 5,9 SR di Haiti Tewaskan Satu Orang

Juru bicara pemerintah Haiti Eddy Jackson Alexis mengatakan kepada kantor berita AFP, Minggu 7 Oktober 2018, bahwa sejauh ini korban tewas mencapai sebelas orang. Ia menyebut gugus tugas respons bencana telah dibentuk.

Gempa terjadi pada pukul 20.10 malam waktu Haiti dengan kedalaman 11,7 km.

Guncangan terasa hingga ke ibu kota Port-au-Prince. Masyarakat Haiti teringat kembali kenangan gempa bumi pada 2010 yang menewaskan sedikitnya 200 ribu orang dan membuat 300 ribu lainnya terluka.

Presiden Haiti Jovenel Moise mengimbau via Twitter agar semua warga “tetap tenang.” 

“Para korban luka sedang dirawat di sejumlah rumah sakit,” ucap Agensi Perlindungan Sipil Haiti.

Haiti adalah salah satu negara di dunia yang rentan dilanda gempa bumi karena berlokasi di area “Ring of Fire.”

(WIL)

Kecelakaan Truk BBM di DR Kongo Tewaskan 50 Orang

Ilustrasi kecelakaan truk dan bus. (Foto: Medcom.id)

Kinshasa: Sedikitnya 50 orang tewas setelah sebuah truk pengangkut bahan bakar minyak bertabrakan dengan bus di jalan raya utara Republik Demokratik Kongo bagian barat, Sabtu 6 Oktober 2018. Insiden terjadi dekat kota Kisantu, yang terletak antara ibu kota Kinshasa dan pelabuhan Matadi.

Gubernur Kongo Tengah Atou Matabuana mengatakan 100 orang dilaporkan mengalami luka bakar akibat kejadian ini.

“Api dengan cepat melalap beberapa rumah di dekat lokasi kejadian,” lapor radio Okapi, seperti dikutip dari kantor berita BBC.

Seorang saksi mata mengatakan kepada media AFP bahwa dirinya melihat ada “53 jasad yang terbakar.”

Seorang dokter di rumah sakit dekat lokasi mengatakan dirinya harus bertindak cepat untuk menyelamatkan para korban luka. “Kami mencoba menolong mereka, tapi sayangnya ada beberapa yang meninggal dunia,” ucap dokter Tresor.

Matabuana menegaskan pemerintah akan “bertanggung jawab untuk semua korban.”

Jalan raya di DR Kongo banyak yang dibiarkan tanpa perbaikan usai masa perang selama bertahun-tahun. Pada 2010, 220 orang tewas saat sebuah truk BBM terguling dan meledak di dekat sebuah desa di DR Kongo.

(WIL)

Tiga Warga Palestina Tewas Ditembak di Perbatasan Gaza

Gaza: Tiga warga Palestina, termasuk bocah berusia 14 tahun, tewas ditembak pasukan Israel di perbatasan Jalur Gaza, Jumat 5 Oktober 2018, dalam bentrokan yang diawali dengan unjuk rasa. Ini merupakan bentrokan yang terjadi kesekian kalinya di perbatasan Gaza-Israel sejak Maret lalu.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan Fares Hafes al-Sersawi, 14, dan Mahmud Akram Mohammed Abu Samane, 24, tewas ditembak di bagian dada saat terlibat bentrok di timur Gaza.

Sementara Hussein al-Rakab, 28, meninggal dunia usai ditembak di bagian kepala dekat Khan Yunis di selatan Jalur Gaza.

Seperti dikutip dari kantor berita AFP, data Kemenkes Gaza mencatat 376 orang terluka dalam bentrokan terbaru, termasuk 126 yang mengalami luka tembak. Tujuh korban luka berada dalam kondisi kritis, satu dari mereka adalah relawan medis.

Baca: Israel Serang Gaza, Seorang Bayi Dilaporkan Tewas

Militer Israel menyebut sekitar 20 ribu warga Palestina berunjuk rasa di beberapa titik di sepanjang perbatasan Gaza. Mereka mengklaim demonstran melemparkan granat, bahan peledak dan batu ke arah personel militer di balik pagar pembatas yang memisahkan Gaza dengan Israel.

Israel merespons aksi pengunjuk rasa dengan peluru tajam, dan pesawat jet tempur melakukan dua serangan di Gaza.

Kemenkes Gaza mencatat sedikitnya 198 warga Palestina tewas terkena serangan Israel di Gaza sejak 30 Maret. Sementara di kubu Israel, satu prajurit tewas terkena tembakan penembak jitu Palestina.

Tel Aviv mengklaim kelompok militan Hamas sengaja memanfaatkan unjuk rasa ini untuk menyerang Israel. Hamas juga dituduh menggunakan para pengunjuk rasa — termasuk anak-anak — dalam berperang dengan Israel.

Sejak 2008, Israel telah menjalani tiga perang dengan Hamas yang menguasai Jalur Gaza.

(WIL)

Target Nilai Perdagangan RI-Selandia Baru Mencapai Rp36,4 T

Juru bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir (tengah) dalam jumpa pers mingguan. (Foto: Medcom.id/ Marcheilla Ariesta(.

Jakarta: Memperingati hubungan Indonesia dan Selandia Baru ke-60, Wakil Perdana Menteri Winston Peters akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Berbagai isu akan dibahas dalam pertemuan keduanya, namun berfokus pada perkuatan kerja sama ekonomi.

“Tujuan pertemuan ini untuk melakukan pertemuan joint ministrial commission meeting yang ke-8. Isu yang menjadi fokus, antara lain pendekatan kerja sama ekonomi, upaya kerja sama pembangunan, pendidikan, maritim dan kemitraan komprehensif,” ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir saat jumpa pers di Kemenlu, Jakarta, Kamis 4 Oktober 2018.

Arrmanatha menuturkan keduanya akan membahas upaya mencapai target perdagangan hingga USD2,4 miliar atau sekitar Rp36,4 triliun hingga 2024. Sedangkan di bidang pembangunan, kedua negara telah melakukan komitmen bersama sejak 2016 hingga 2022.

Awal tahun ini, Presiden Joko Widodo mengunjungi Selandia Baru dan bertemu Perdana Menteri Jachinda Ardern. Keduanya sepakat untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Selandia Baru menjadi kemitraan komprehensif. 

Selain itu, upaya meningkatkan diplomasi di wilayah Pasifik juga disampaikan Presiden Jokowi kala itu. Karenanya, isu Indo-Pasifik juga akan menjadi salah satu bahasan lain, bersama dengan isu global lainnya.

Indonesia dan Selandia Baru telah memiliki hubungan diplomatik sejak 60 tahun lalu. Pada 2017, perdagangan Indonesia-Selandia Baru mencapai USD1,18 miliar. 

Arrmanatha melaporkan jumlah warga negara Indonesia yang berada di Selandia Baru mencapai 5.500 jiwa, termasuk 1.220 pelajar. Sementara itu, jumlah wisatawan Selandia Baru yang ke Indonesia pada 2017 tercatat sebanyak 106.914 orang.

(FJR)

Palestina Seret AS ke Mahkamah Internasional

Saat pembukaan Kedubes AS di Yerusalem, Mei 2018. (Foto: ABC)

Den Haag: Otoritas Palestina menyeret Amerika Serikat (AS) ke Mahkamah Internasional (ICJ) dengan kasus pemindahan kedutaan besar dari Tel Aviv, Israel ke Yerusalem.

“Palestina meminta agar AS menarik misi diplomatiknya dari Yerusalem,” sebut pernyataan Mahmakah Internasional yang bermarkas di Den Haag, Belanda, seperti dikutip AFP, Kamis 4 Oktober 2018.

Mahkamah Internasional sendiri adalah tempat bagi para negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelesaikan masalah.

Sebuah kasus yang diajukan ke Mahkamah Internasional bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan. Keputusan yang dihasilkan bersifat final dan mengikat secara hukum, namun tidak selalu dapat dipatuhi.

Baca: Presiden Palestina Sebut AS Bias dan Memihak Israel

AS sendiri telah resmi membuka perwakilannya di Yerusalem pada 14 Mei 2018 lalu dengan dihadiri Ivanka Trump, putri Presiden AS Donald Trump. 

Di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden Palestina Mahmoud Abbas bahkan menyebut AS tak bisa menjadi mediator perselisihan Palestina-Israel, karena bias.

Meski demikian, Abbas masih menunggu inisiatif perdamaian dan selalu siap untuk berunding dengan Israel. Namun, dengan keputusan Trump memindahkan kedubes ke Yerusalem, sangat bertolak belakang dengan peran dan komitmen AS untuk perdamaian.

(WIL)

KBRI Kairo Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng

Gempa dan tsunami membuat Palu luluh lantak. (Foto: AFP)

Kairo: KBRI Kairo menggelar salat gaib dan doa bersama bagi korban bencana tsunami dan gempa Sulawesi Tengah. Setidaknya, 50 staf KBRI turut serta.

Salat gaib digelar di Balai Budaya KBRI Kairo. Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy juga ikut dalam kegiatan tersebut.

“Semoga apapun suku, agama dan latar belakangnya termasuk kita di sini bersatu untuk menghadapi apapun cobaan yang alami bangsa kita,” ujar Dubes Helmy dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Kamis 4 Oktober 2018.

Selain salat gaib dan doa bersama, kegiatan ini juga diisi ceramah singkat tentang pemaknaan bencana dalam Islam. Ceramah ini disampaikan alumnus Universitas Al-Azhar Cairo, Ustad Cecep Taufikurrohman.

Baca: Korsel Beri Dukungan untuk Palu dan Donggala

Cecep mengatakan, sekalipun jauh dari Tanah Air, semua WNI tetap dapat membantu meringankan beban korban bencana. Salah satu caranya adalah melalui doa.

“Doa adalah salah satu cara menunjukkan empati yang kuat atas bencana karena doa adalah senjata ampuh bagi kaum muslimin,” kata Cecep. 

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga 3 Oktober 2018, jumlah korban tewas tsunami dan gempa Palu mencapai 1.407 orang.

Korban meninggal tercatat dari berbagai wilayah, mulai dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, hingga Parigi Moutong. Mereka kebanyakan tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa, ataupun terseret arus ketika tsunami.

(FJR)

WNI Kembali Diselamatkan dari Hukuman Mati

Jama’ah binti Sarikan Diman (tengah) bersama Dubes Agus Maftuh (kanan). (Foto: Dok. KBRI Riyadh).

Riyadh: Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi, kembali berhasil menyelamatkan seorang warga negara Indonesia (WNI) dari hukuman mati. Jama’ah binti Sarikan Diman ditangkap kepolisian Arab Saudi pada 3 Februari 2010 lalu.

Dia diduga melakukan praktik sihir yang mengakibatkan anak sang majikan menderita sakit permanen. Dari keterangan tertulis KBRI Riyadh yang diterima Medcom.id, Kamis 4 Oktober 2018, awalnya majikan Jamaah menuntut ganti rugi sebesar Rp3,8 miliar.

Setelah beberapa saat, sang majikan mengubah tuntutan menjadi hukuman mati. Namun, pengadilan akhirnya menolak tuntutan majikan dan membebaskan Jamaah pada 12 September 2018.

“Atase hukum KBRI Riyadh, Muhibuddin melakukan penjemputan Jamaah binti Sarikan dari penjara dan diantar ke KBRI Riyadh. Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyambut kedatangan Jamaah dan memberikan ucapan selamat,” demikian dikutip dari pernyataan KBRI Riyadh.

Agus menuturkan KBRI terus berkomitmen untuk melindungi WNI. “KBRI Riyadh berkomitmen untuk tidak membiarkan WNI sendirian menghadapi proses hukum, terutama WNI yang terancam hukuman mati,” tukasnya.

Dia menambahkan KBRI Riyadh akan selalu memberikan pendampingan kasus-kasus tingkat tinggi yang ancamannya hukuman mati. Menurut dia, hal tersebut merupakan prioritas utama, seperti arahan Presiden Joko Widodo.

Saat ini, Jamaah telah berada di rumah singgah KBRI Riyadh. Dia bergabung dengan para pekerja Indonesia yang belum beruntung dan menunggu proses pemulangan ke Tanah Air.

(FJR)

Netanyahu: AS Kucurkan Rp572,7 T untuk Hadapi Iran

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akui mendapatkan bantuan dari AS untuk hadapi Iran. (Foto: AFP).

Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Amerika Serikat (AS) akan memberikan dana bantuan militer kepada negaranya sebesar USD38 miliar atau sekitar Rp572,7 triliun. Bantuan tersebut untuk Israel menghadapi Iran.
 
Bantuan tersebut akan diberikan berjangka 10 tahun dan disepakati di era Presiden Barack Obama pada 2016. Namun, pencairannya baru disahkan pada Senin lalu.
 
“Israel dan dunia menghadapi tantangan keamanan yang rumit, pertama dan terutama agresi Iran,” cuit Netanyahu dalam bahasa Ibrani di Twitter-nya.
 
“Dukungan kuat Amerika Serikat bagi hak Israel untuk mempertahankan diri adalah salah satu pilar dari hubungan yang kuat antara kedua negara,” imbuh dia, dilansir dari laman Russia Today, Rabu, 3 Oktober 2018.
 
Setiap tahunnya Israel akan menerima dana sebesar USD3,3 miliar, setara dengan Rp49,7 triliun. Penerimaan dana sudah diatur di bawah Peraturan Otorisasi Bantuan Keamanan AS-Israel.
 
Selain bantuan militer, AS juga memberikan USD500 juta dalam bentuk kerja sama di sektor pertahanan rudal. AS mengizinkan pengiriman rudal pandu dari gudang cadangannya serta memperbanyak jumlah senjata di Israel. Semuanya bisa diakses ketika terjadi perang di negara itu.
 
Kementerian Luar Negeri AS menuturkan bantuan itu bertujuan melindungi Israel dari segala ancaman potensial di Timur Tengah, terutama Iran dan kelompok yang berafiliasi dengan mereka. Pasalnya Presiden AS Donald Trump dan Netanyahu sering melontarkan peringatan untuk Tehran.
 
Dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan lalu, Trump menyatakan Iran telah menciptakan pembantaian di Suriah, dan berjanji tak bakal negara pimpinan Hassan Rouhani itu mengembangkan senjata nuklir.
 
Sementara itu Netanyahu membeberkan adanya fasilitas rahasia milik Iran untuk menyembunyikan nuklirnya. PM Israel itu bahkan menyambut baik keputusan Trump menarik AS dari perjanjian nuklir Iran yang dibuat pada 2015.

(FJR)

Kapal Tenggelam di Guinea-Bissau, 60 Dikhawatirkan Tewas

Kapal kecil yang biasa digunakan menangkap ikan. (Foto: AFP)

Bissau: Sebuah kapal kecil berpenumpang imigran tenggelam di lepas pantai Guinea-Bissau, sebuah negara kecil di Afrika Barat. Otoritas setempat mengatakan pada Rabu 3 Oktober 2018 bahwa kapal tersebut mungkin dinaiki lebih dari 60 orang.

Komandan Siga Batista mengatakan bahwa kapal tersebut, diklasifikasikan sebagai jenis penangkap ikan, tenggelam pada Senin malam.

“Kapal kelebihan muatan yang mengangkut imigran gelap tenggelam di perairan kami,” ujar Batista kepada kantor berita AFP via sambungan telepon.

“Kami tidak tahu ada berapa banyak orang di kapal itu saat tenggelam. Kami juga tidak tahu identitas serta kewarganegaraan mereka. Namun menurut beberapa kabar, ada lebih dari 60 orang di kapal tersebut,” lanjut dia.

Sejauh ini tidak ada korban selamat yang ditemukan di area sekitar kapal tenggelam. Sejumlah radio di Guinea-Bissau telah meminta para nelayan untuk menghubungi petugas jika menemukan jasad atau korban selamat.

Guinea-Bissau, sebuah negara kecil yang tidak memiliki kapal patroli, kesulitan meluncurkan operasi penyelamatan.

“Karena masalah keuangan, kami tidak bisa mengatur jalannya operasi penyelamatan,” sebut Batista.

Bekas negara jajahan Portugal itu telah menghadapi krisis pemerintahan sejak Agustus 2015. Pemilihan umum legislatif di Guinea-Bissau dijadwalkan berlangsung November mendatang.

(WIL)

Paraguay akan Pindahkan Kedubes dari Yerusalem

Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez di Sidang Majelis Umum PBB di New York, AS, 25 September 2018. (Foto: AFP/BRYAN R. SMITH)

Asuncion: Paraguay akan memindahkan kedutaan besar mereka di Israel dari Yerusalem ke Tel Aviv. Sebelumnya, Paraguay telah memindahkan kedubes mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei lalu.

Menteri Luar Negeri Paraguay Luis Alberto Castiglioni mengatakan keputusan memindahkan kembali kedubesnya itu dibuat demi mematuhi hukum internasional.

“Ini merupakan keputusan negara dan pemerintah. Menurut konstitusi, pemerintah bertanggung jawab atas hubungan internasional,” ucap Castiglioni, seperti dikutip dari kantor berita Middle East Monitor, Rabu 3 Oktober 2018.

Sebelumnya pada awal Oktober, Paraguay telah mengumumkan hendak memindahkan kembali kedubesnya di Israel.

Baca: Paraguay, Negara Ketiga yang Buka Kedubes di Yerusalem

Presiden Mario Abdo Benitez, yang mulai menjabat pada pertengahan Agustus, menyebut keputusan pemindahan ini merupakan “kontribusi Paraguay terhadap upaya diplomatik kawasan dan internasional, yang bertujuan mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah.”

Merespons keputusan tersebut, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menutup kedubes Israel di Paraguay dan menarik duta besarnya.

(WIL)

Mesir Ucapkan Belasungkawa untuk Korban Gempa Sulteng

Palu dan Donggala luluh lantak. (Foto: AFP)

Kairo: Kementerian Luar Negeri Mesir menyampaikan dukacita mendalam terkait bencana tsunami dan gempa yang menghantam Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Ucapan belasungkawa ini disampaikan oleh Asisten Menteri Luar Negeri Mesir bidang Asia Pasifik Khaled Tarwad ketika bertemu dengan Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy.

Tak hanya Mesir, sejumlah duta besar dan kepala perwakilan negara sahabat juga turut menyampaikan dukacita.

“Atas nama bangsa Indonesia, saya ingin berterima kasih kepada negara-negara sahabat, dan terutama rakyat Mesir, atas segala doa dan simpati yang diberikan kepada kami,” kata Dubes Helmy dalam acara resepsi diplomatik KBRI Kairo, Rabu 3 Oktober 2018. 

Baca: Hubungi Jokowi, PM Jepang Sampaikan Duka Cita

Ia menegaskan, pemerintah dan rakyat Indonesia bersatu padu dalam penanganan bencana tsunami di Sulteng.

Sejak hari pertama gempa pada Jumat 28 September 2018, penawaran bantuan telah disampaikan beberapa negara sahabat.

Mereka menyampaikan kesiapan memberi bantuan, baik dalam pencarian dan penyelamatan, rehabilitasi, maupun mengatasi kekurangan yang ada.

Baca: Kemenlu: Indonesia Terima Bantuan Internasional untuk Gempa Sulteng

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala kini mencapai 1.234 jiwa. 

Sementara itu, jumlah korban luka berat 799 orang dirawat di rumah sakit, korban hilang 99 orang, dan jumlah pengungsi sebanyak 61.867. Pengungsi tersebut tersebar di 109 titik.

(HUS)

Selandia Baru Sediakan Rp24 Miliar untuk Sulteng

Seorang anak kecil berdiri dekat bangunan yang hancur di Palu, Sulteng, 2 Oktober 2018. (Foto: AFP/YUSUF WAHIL)

Wellington: Selandia Baru menyediakan dana bantuan USD1,6 juta (setara Rp24 miliar) untuk membantu tanggap darurat bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sejauh ini, bencana di Sulteng pada Jumat 28 September itu telah menewaskan 1.234 orang dan membuat 799 lainnya mengalami luka berat.

Kementerian Luar Negeri Selandia Baru menyebut Menlu Winston Peters berada di Thailand hari ini, Selasa 2 Oktober 2018. 

Dilansir dari kantor berita Stuff.co.nz, Peters berencana bertolak ke Jakarta pada Kamis mendatang untuk menyampaikan secara langsung ucapan belasungkawa atas nama pemerintah.

Bantuan dari Selandia Baru meliputi termasuk dana Rp22,5 miliar untuk Palang Merah Indonesia. Dana itu akan dialokasikan untuk urusan tempat tinggal, kebutuhan dasar, air, sanitasi, dan peralatan kebersihan. 

Sementara dana lainnya sebesar Rp1,5 miliar akan diberikan untuk Kedutaan Selandia Baru di Jakarta untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak lainnya.

Sebelumnya, Inggris akan menggelontorkan dana GBP2 juta atau sekitar Rp39,2 miliar untuk membantu para korban di Palu, Donggala dan wilayah sekitarnya di Sulteng.

Tak hanya itu, lima ahli kemanusiaan juga akan dikerahkan untuk membantu pencarian dan penyelamatan para korban.

Baca: Inggris Siapkan Rp39,2 M untuk Korban Gempa Sulteng

(WIL)

Tiongkok Janjikan Bantuan ke Palu dan Donggala

Jakarta: Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyampaikan belasungkawa atas gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggal, Sulawesi Tengah. Presiden Tiongkok Xi Jinping yakin Indonesia mampu mengatasi bencana ini dan segera bangkit dari keterpurukan.

“Tiongkok juga akan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh Indonesia untuk mengatasi dampak bencana tersebut,” kata Dubes RI untuk RRT Djauhari Oratmangun melalui keterangan tertulis, Senin, 1 Oktober 2018.

Ucapan simpati dan duka cita, kata dia, juga disampaikan Perdana Menteri RRT Li Keqiang kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. Hal ini dibeberkan Li dalam acara pertemuan dengan 29 Duta Besar baru negara-negara sahabat yang digelar di The Great Hall of the People di Beijing pada Minggu, 30 September 2018.

Menlu RRT Wang Yi secara personal juga telah bertemu Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan berbincang mengenai hal tersebut. Li Keqiang dan Wang Yi juga membahas kunjungan mereka ke Jakarta pada Mei 2018.

Li, kata Djauhari, menyampaikan apresiasi atas pencapaian baru dalam hubungan bilateral Tiongkok dengan negara-negara sahabat seperti Indonesia. Ada keinginan RRT untuk mempererat kerja sama berdasarkan prinsip saling menghargai, kesetaraan perlakuan dan kerja sama saling menguntungkan.

Merujuk pada prinsip multilateralisme serta fasilitasi dan liberalisasi investasi dan perdagangan, Tiongkok akan berupaya keras memperluas kepentingan bersama dan mengatasi tantangan bersama seluruh negara, untuk mendorong perdamaian abadi, kesejahteraan bersama dan pembangunan berkesinambungan di lingkup regional dan internasional. 

PM Li juga menyampaikan harapan agar para Duta Besar baru masing-masing dapat berbuat lebih banyak untuk mempererat persahabatan dan kerja sama dengan Tiongkok, saling memperkuat kepercayaan politik, memperdalam kerja sama pragmatis dan kerja sama antara masyarakat. Pemerintah Tiongkok akan memberikan dukungan dan bantuan bagi kesuksesan pelaksanaan tugas para Duta Besar tersebut.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan resepsi memperingati perayaan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok ke-69 yang dihadiri pula oleh Presiden Xi Jinping.

(AZF)

Terlibat Plot Bom, Diplomat Iran Diekstradisi Jerman

Berlin: Pengadilan Jerman menyetujui proses ekstradisi atas seorang diplomat Iran. Sebelumnya, diplomat itu diduga terlibat plot pengeboman.
 
Keputusan pada Senin 1 Oktober itu menjelaskan bahwa seorang diplomat Iran yang terkait dengan dugaan plot bom terhadap sebuah aksi protes oleh oposisi Iran, akan diserahkan ke Belgia.
 
Pengadilan tingkat tinggi di Bamberg mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pada 27 September, menyetujui ekstradisi diplomat Iran yang berbasis di Wina itu. Pria itu diketahui bernama Assadollah Assadi.
 
“Pria yang dicari itu tidak dapat menggunakan kekebalan diplomatik karena dia sedang dalam perjalanan liburan beberapa hari di luar negara tempat dia ditugaskan, Austria. Dia tidak bepergian antara negara tuan rumah dan negara yang mengirimnya,” kata pengadilan, seperti dikutip dari AFP, Senin, 1 Oktober 2018.
 
Tersangka diduga hendak menyerang demonstrasi dari Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) di pinggiran kota Paris, Prancis. Rencana ini terungkap beberapa hari setelah aksi protes pada 30 Juni.
 
Enam orang ditangkap di Belgia, Prancis dan Jerman, dua di antaranya kemudian dibebaskan.
 
Jaksa Jerman mengatakan Assadi, yang diyakini sebagai agen intelijen, memerintahkan sepasang pelaku untuk menyerang unjuk rasa itu. Assadi diduga kuat memberikan bahan peledak pada pertemuan Juni di Luksemburg.
 
Teheran telah menolak dugaan plot bom itu sebagai ‘taktik jahat’ yang dirancang untuk mendiskreditkan Iran pada saat negara itu menghadapi ketegangan diplomatik panas dengan Amerika Serikat (AS).
 
Rapat umum di pinggiran Paris, Villepinte dihadiri oleh beberapa sekutu Presiden AS Donald Trump, termasuk mantan Wali Kota New York, Rudy Giuliani dan mantan Ketua DPR AS Newt Gingrich. Keduanya mendesak perubahan rezim di Iran.
 
Pihak berwenang Belgia pada Juli meminta ekstradisi kedua Assadi dan seorang pria yang diidentifikasi sebagai Merhad A., yang ditahan di Paris.
 
Polisi Belgia percaya bahwa Merhad A. adalah kaki tangan dari tim suami-istri yang tertangkap di Brussels dengan kepemilikan 500 gram bahan peledak TATP yang kuat dan sebuah detonator.
 
Pasangan itu diidentifikasi sebagai Amir S. dan Nasimeh N. Ketiganya adalah warga negara Belgia yang berasal dari Iran.

(FJR)

Cara Chile Tekan Angka Korban Tewas Gempa Bumi

Santiago: Chile adalah salah satu negara dengan sistem pencegahan dan penanggulangan bencana paling efektif di dunia. Sistem ini melibatkan aturan ketat konstruksi bangunan, simulasi evakuasi dan persiapan matang.

Saat kota Coquimbo di Chile dilanda gelombang tsunami setinggi 4,5 meter pada 16 September 2015, terjangan air menghancurkan sebuah permukiman kecil di pesisir. Hampir 200 kapal hancur; beberapa di antaranya terseret ke laut, sebagian lainnya terdampar di daratan.

Gelombang tsunami bergerak membawa banyak puing dan pasir ke seantero kota yang dihuni 150 ribu orang itu. Sembilan orang tewas di Coquimbo, dan empat lainnya di wilayah sekitar.

Jadi, mengapa hanya ada 13 korban tewas padahal tsunami besar itu dipicu gempa berkekuatan 8,4 Skala Richter? Sementara gempa yang lebih lemah di Haiti dan Nepal telah menewaskan ribuan orang.

Sebagian jawaban itu ada di sebuah tenda rumah sakit lapangan di Santiago, ibu kota Chile. Di sana, tim gabungan dari Peru, El Salvador, Amerika Serikat dan Spanyol ikut serta dalam simulasi bencana bernama Simex 2015. 

Mereka semua berdiskusi mengenai penanganan bencana, seperti harus mencari di area mana saja saat menggunakan anjing pelacak, bangunan jenis apa yang berpotensi banyak terdapat korban jiwa dan bagaimana cara menyelamatkan warga dari tsunami.

Dikoordinasikan oleh Agensi Urusan Kemanusiaan PBB serta Grup Pencari dan Penyelamat Internasional (Insarag), Simex 2015 diluncurkan setelah gempa dahsyat di Armenia dan Meksiko. Saat ini, Insarag disebut-sebut sebagai grup terbaik dalam mengkoordinasikan operasi pencarian dan penyelamatan dalam musibah gempa bumi.

Rapat Simex 2015 di Santiago meliputi sebuah simulasi, jika sewaktu-waktu Santiago dilanda gempa berkekuatan 9,0 SR.

“Ini adalah latihan,” ucap Ricardo Toro, mantan jenderal angkatan darat yang menjadi ketua agensi penanggulangan bencana Chile, ONEMI.

“Kami mempunyai rencana bernama ‘Chile Bersiap’ yang intinya adalah latihan evakuasi bencana. Setiap tahun kami menjalani enam atau tujuh latihan evakuasi di semua wilayah,” lanjut dia, seperti dikutip dari kantor berita Guardian.

Menceritakan mengenai evakuasi di awal-awal gempa di Coquimbo, Toro berkata: “satu juta orang dievakuasi dan banyak nyawa terselamatkan saat itu. Jika kami tidak melakukan evakuasi seperti itu, akan ada banyak kematian.”

Aturan konstruksi di Chile mewajibkan semua bangunan baru harus bisa bertahan dalam gempa berkekuatan 9,0 SR. Bangunan itu boleh retak, miring atau bahkan berstatus tidak bisa digunakan lagi — tapi tidak boleh roboh.

Mendiskusikan mengenai gempa di Chile pada 2010, seorang petugas pemadam kebakaran bernama Felipe Espinoza menghitung ada berapa bangunan yang hancur saat itu. 

“Gempa saat itu 8,8 SR, dan ada 6.000 gedung di area terdampak guncangan — namun hanya enam yang rusak parah. Dan dari enam itu, hanya empat yang harus dirobohkan,” sebut Espinoza.

Walter Fonseca, Kepala Komisi Darurat Nasional Costa Rica, menilai Chile bisa menekan angka korban gempa bukan semata karena aturan konstruksi. Ia menilai faktor penting lainnya adalah, otoritas Chile benar-benar disiplin dalam menegakkan aturan konstruksi tersebut.

“Hal ini menunjukkan kapasitas dan keseriusan pemerintah lokal di kota-kota Chile,” tutur Fonseca. “Mereka benar-benar menginspeksi dan meloloskan desain serta konstruksi bangunan jika memang memenuhi syarat,” tambah dia.

Christophe Schmachtel, pejabat Agensi Urusan Kemanusiaan PBB di Jenewa, menilai bahwa sistem penanggulangan bencana di Chile ditingkatkan sepenuhnya setelah kekacauan yang terjadi di negara tersebut dalam merespons gempa 8,8 SR pada Februari 2010.

Kala itu, lebih dari 500 orang tewas dan jaringan telekomunikasi di daerah terdampak gempa benar-benar terputus dengan pemerintah pusat Chile di Santiago.

Sebagai bagian dari “Ring of Fire” yang memanjang ke Alaska dan Jepang, chile secara berkala diguncang gempa. Gempa bumi terkuat sejauh ini tercatat terjadi di Chile, tepatnya di kota Valdivia pada 1960. Gempa berkekuatan 9,5 SR itu menewaskan sekitar 5.000 orang.

“Chile di era modern telah benar-benar mempelajari protokol-protokol PBB dan mengadopsinya sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Schmachtel. “Chile sekarang sudah menjadi contoh untuk seluruh dunia,” pungkas dia.

(WIL)

KJRI Jeddah Bantu Pulangkan Dua WNI dari Arab Saudi

Jeddah: Konsulat Jenderal RI Jeddah tengah mengupayakan perawatan dan pemulangan Halimah Sudin, warga Negara Indonesia (WNI) yang sekarat di sebuah rumah sakit. Halimah ditemukan terkapar di parkiran rumah sebuah sakit.

Pelaksana Fungs8 Konsuler KJRI Jeddah Safaat Ghofur mengatakan Halimah diantar berobat oleh seseorang. Dia ditemukan terkapar di parkiran sebuah rumah sakit, pada 6 September lalu.

“Sejak saat itu, perempuan asal Bangkalan, Jawa Timur tersebut dirawat intensif karena menderita stroke,” demikian dikutip dari Instagram KJRI Jeddah, Minggu, 30 September 2018.

Wanita tersebut memerlukan biaya tak sedikit untuk pengobatannya. Diduga hal ini yang menjadi alasan kerabat Halimah membiarkan dia terkapar di parkiran rumah sakit.

Halimah berstatus ilegal, karena masuk ke Arab Saudi pada 2006 dan malah menetap ilegal. Dia pernah ikut program pengampunan pada 2013/2014.

“Di sini (Arab Saudi), warga asing ilegal tidak mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Jadi, rumah sakit tidak mau menerima kecuali ada penjamin yang memiliki kartu izin tinggal (iqamah), yang nantinya harus bertanggung jawab atas biaya rumah sakit,” kata Ghofur.

“Mungkin gara-gara takut dimintai tanggung jawab, orang yang mengantar Halimah meninggalkan dia sendirian. Dia akhirnya dirawat di rumah sakit,” imbuhnya.

Baca: Kemenlu RI Luncurkan Portal Peduli WNI di Jeddah

Pihak rumah sakit awalnya meminta pertanggungjawaban ke KJRI atas biaya berobat Halimah sebesar 20 ribu riyal atau sebesar Rp76 juta. Namun, hasil lobi dari KJRI, Halimah dibebaskan dari biaya dengan alasan kemanusiaan. Syaratnya, dia harus meninggalkan rumah sakit dalam waktu tiga hari.

Kasus Halimah bukan satu-satunya. Seorang WNI overstayer yang menderita sakit juga dipulangkan KJRI Jeddah. Nuraini menderita sakit parah dan dirawat di rumah sakit di Arab Saudi.

Kasus seperti ini sering dihadapi KJRI Jeddah. Rata-rata mereka WNI yang tidak memiliki izin tinggal.

Pihak KJRI mengharapkan kesadaran WNI yang bekerja ilegal atau tidak memiliki izin tinggal untuk segera kembali ke Tanah Air. “Jangan bekerja di Arab Saudi secara ilegal. Jangan menunggu pulang ketika sudah sakit. Bekerja di Saudi berbahaya daj tidak ada jaminannya. Lebih baik segera kembali ke Tanah Air,” tegas KJRI Jeddah.

(WIL)

Iran Ingatkan Arab Saudi untuk Tidak Bertindak Melewati Batas

Situasi saat terjadinya serangan di kota Ahvaz, Iran, 22 September 2018. (Foto: AFP/ISNA/MORTEZA JABERIAN)

Teheran: Garda Revolusioner Iran (IRGC) mengingatkan Arab Saudi dan juga Uni Emirat Arab untuk tidak bertindak melewati batas, atau bersiap menghadapi balasan keras.

Letnan IRGC Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan kepada para jamaah salat Jumat di Teheran bahwa dua negara tersebut harus menghormati Iran.

Pernyataan Salami merujuk pada serangan ke sebuah parade militer di kota Ahvaz yang menewaskan 24 orang dan melukai 68 lainnya. Iran menuduh Arab Saudi beserta Amerika Serikat dan negara sekutu lainnya sebagai penyebab terjadinya serangan.

“Berhenti menggangu negara lain, Anda bisa kami kalahkan. Anda tidak akan mampu menahan aksi balas dendam Iran,” seru Salami, seperti dinukil dari Press TV, Sabtu 29 September 2018.

Salami menyebut Riyadh dan Abu Dhabi sebagai sumber utama ketegangan keamanan di sejumlah daerah Iran. Ia mengingatkan kedua negara tersebut atas respons keras jika terus berupaya menyebarkan ketidakamanan regional di Iran.

Baca: ISIS Klaim Serangan di Parade Militer Iran

Ayatollah Mohammad-Ali Movahed Kermani, seorang imam salat Jumat di Teheran, juga mengatakan bahwa pangkalan militer AS dan Israel di Timur Tengah tidak akan aman jika kedua negara tersebut membuat kesalahan lagi.

Senin kemarin, Pemimpin Agung Iran Ayatollah Sayyid Ali Khamenei mengatakan negaranya akan menghukum berat elemen “pengecut” yang berada di belakang serangan teroris di kota Ahvaz.

(WIL)

Afsel Berduka atas Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Pasien korban gempa dan tsunami berada di luar sebuah rumah sakit di Palu, Sulawesi Tengah, 29 September 2018. (Foto: AFP/MUHAMMAD RIFKI)

Pretoria: Afrika Selatan menyampaikan ucapan duka mendalam kepada Indonesia yang dilanda musibah gempa bumi serta gelombang tsunami.

“Pemerintah dan Rakyat Afrika Selatan turut berbelasungkawa atas gempa dan tsunami di Sulawesi yang menewaskan hampir 400 orang,” ungkap Departemen Hubungan dan Kerja Sama Internasional Afsel, Sabtu 29 September 2018.

Afsel menyebut kedutaan besarnya di Jakarta berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Sejauh ini, tidak ada warga Afsel yang dinyatakan tewas, terluka atau hilang di Palu dan Donggala, Sulteng.

Baca: Palu dan Donggala Diguncang 131 Gempa Susulan

“Kami mendorong semua warga Afsel yang tinggal atau berlibur di Indonesia untuk menghubungi kami di nomor 012 351 1000,” sebut Departemen Hubungan dan Kerja Sama Internasional Afsel.

Sebelumnya, Inggris juga telah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Indonesia. 

“Memilukan saat melihat laporan tsunami yang melanda kota Palu di Indonesia serta mendengar banyaknya korban jiwa. Saya turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan yang terbaik kepada semua petugas penyelamat,” tulis Corbyn di akun Twitter.

Sementara di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Menteri Luar Negeri Retno menyebut bahwa Sekjen PBB dan hampir semua negara anggota turut berduka cita atas musibah di Palu dan Donggala.

(WIL)

Selebgram Irak Tewas Ditembak dalam Mobil Mewahnya

Ilustrasi pistol. (Foto: Medcom.id).

Baghdad: Selebritis Instgram Irak, Tara Fares, 22, tewas ditembak dalam mobil Porsce miliknya. Insiden yang menggemparkan jagad media soisla Irak terjadi di pusat kota Baghdad.

Kementerian Dalam Negeri Irak membuka investigasi terhadap kasus pembunuhan tersebut. 

Tara memiliki 2,7 juta pengikut di Instagram-nya. Dia memamerkan berbagai foto tato, warna rambut dan pakaian kepada para pengikutnya.

Pengguna Twitter mengatakan, Tara menjadi korban ketenarannya dan menjadi target pembunuhan karena gaya hidupnya. “Saya amat kecewa dan sedih setelah mengetahui satu lagi kejadian tragis di Irak. Tara Fares seorang model dan bintang media sosial ditembak di siang hari bolong di #Baghdad,” ujar warganet, dilansir dari laman AFP, Jumat 28 September 2018. 

“Seorang model muda yang hanya menikmati dan mencintai hidup seperti gadis lainnnya. Sayang sekali dia dibunuh oleh beberapa orang militan. Saya amat bersedih mendengar kabar buruk ini,” ujar lainnya. 

Ahmad al-Basheer, seorang seniman yang tinggal di Jordania yang pernah mendapat ancaman kematian, mengecam pembunuhan yang dilakukan pada Tara Fares. 

“Siapa saja yang membenarkan pembunuhan seorang gadis hanya karena dia memutuskan hidup seperti gadis lainnya di planet ini adalah kaki tangan sang pembunuh,” pungkas Al-Basheer. 

(FJR)

Bersatu Membantu Pengungsi Palestina

Bantuan untuk pengungsi Palestina akan tetap tersalurkan. (Foto: AFP).

New York: United Nations Refugee Work and Relief Agency for Palestinian Refugees (UNRWA) atau Badan PBB untuk Pengungsi Palestina kekurangan dana usai sebagian besar bantuan dicabut oleh Amerika Serikat (AS).
 
Namun dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SU PBB), donor internasional menjanjikan UNRWA dengan dana sebesar USD118 juta atau sekitar Rp1,7 triliun. Dana itu untuk membantu UNRWA mengatasi apa yang disebutnya sebagai ‘krisis keuangan terbesar dan paling menakutkan yang pernah ada.’
 
Didirikan oleh Sidang Majelis Umum PBB pada 1949, badan UNRWA ini memberikan bantuan dan perlindungan kepada lebih dari lima juta pengungsi Palestina yang terdaftar di Gaza, Tepi Barat, Suriah, Lebanon dan Yordania.
 
Tahun ini, badan tersebut menghadapi kekurangan pendanaan akut setelah Amerika Serikat memutuskan untuk mengurangi kontribusinya sebesar USD300 juta atau Rp4,4 triliun. AS merupakan salah satu pendonor terbesar bagi UNRWA.
 
“Pengumuman dana tambahan USD118 juta merupakan langkah yang sangat signifikan untuk mengatasi krisis keuangan terbesar dan paling parah yang pernah dialami UNRWA,” kata Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Krähenbühl, di New York, seperti dikutip AFP, Jumat 28 September 2018.
 
Krähenbühl mengatakan tingkat partisipasi dalam pertemuan Kamis 26 September mengirim pesan kepada para pengungsi Palestina bahwa mereka tidak dilupakan. Pertemuan diadakan di pinggiran sesi tingkat tinggi tahunan Sidang Majelis Umum, dan mobilisasi kolektif untuk membantu UNRWA mengatasi krisis keuangannya.
 
Meskipun berbagai upaya dalam beberapa bulan terakhir, UNRWA masih memiliki defisit sebesar USD 68 juta atau Rp1 triliun.
 
“Kami telah berurusan dengan bagian dari tantangan hari ini, yang mencoba untuk bergerak lebih dekat untuk mengatasi defisit anggaran yang ada,” kata Menteri Luar Negeri Yordania Ayman H. Safadi, yang menjadi tuan rumah pertemuan bersama dengan Turki, Swedia, Jepang, Jerman, dan Uni Eropa.
 
“Saya pikir tantangannya adalah untuk mempertahankan upaya ini dan saya pikir sebagian dari apa yang kita diskusikan hari ini adalah cara di mana kita bisa memiliki perencanaan keuangan jangka panjang sehingga setiap tahun pada Agustus anak-anak Palestina tidak bertanya-tanya apakah mereka akan pergi ke sekolah atau tidak,” tutur Safadi.
 
Indonesia komitmen bantu UNRWA
 
Dengan keadaan ini, Indonesia berkomitmen akan terus membantu UNRWA dalam konteks pendanaan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bantuan pendanaan untuk UNRWA
 
Sejak awal tahun, Pemerintah Indonesia sudah memberikan bantuan untuk UNRWA hingga USD200 ribu atau sekitar Rp2,9 miliar.
 
Baca juga: Indonesia Terus Bantu Pendanaan UNRWA Palestina.
 
Pada Sidang Majelis Umum PBB, Indonesia membantu menggalang dana untuk lembaga tersebut. Hal ini disampaikan Menlu Retno pada Pada pertemuan tingkat menteri Gerakan Non Blok (GNB).
 
Menlu Retno terus mendorong agar negara GNB dapat menjadi sumber terbesar dukungan kepada rakyat Palestina. Mengingat salah satu visi dan tujuan utama GNB adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia.
 
“Saya terus dorong negara anggota GNB yang belum mengakui Palestina untuk segera melakukannya,” tegasnya, dalam keterangan tertulis Kemenlu RI, Kamis 26 September.
 
Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda itu menegaskan, bahwa ukuran kunci bagi GNB dalam mendukung kemerdekaan Palestina adalah dukungan untuk two state solution atau solusi dua negara. Selain juga menjamin solusi baik jangka pendek dan panjang untuk Rakyat Palestina.
 
Baca juga: Indonesia Terus Dukung Perjuangan Palestina di UNGA 73.
 
Menlu turut menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk UNRWA saat bertemu dengan Komisioner Jenderal UNRWA, Pierre Krähenbühl. Komitmen tersebut, tercermin dari penambahan sumbangan sukarela Indonesia dan membantu memobilisasi sumber dana dari masyarakat sipil untuk UNRWA.

(FJR)

Polisi Tangkap 7 Terduga Teroris di Belanda

Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Belanda: Kantor jaksa penuntut umum menyebutkan, polisi Belanda menangkap tujuh orang yang dicurigai berkomplot untuk melakukan aksi terorisme saat acara publik menggunakan peledak dan senapan AK-47, Kamis waktu setempat.

“Polisi menangkap tujuh pria hari Kamis yang dicurigai berada pada tahap persiapan yang sangat lanjut untuk serangan teroris besar di Belanda,” katanya dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP, Jumat 28 September 2018.

Dirinya menambahkan, salah satu tersangka ingin membunuh banyak korban. Jaksa dan penyidik yakin bahwa serangan teroris bisa dicegah setelah penangkapan di kota Arnhem dan Weert yang mengikuti operasi polisi selama berbulan-bulan.

Para petugas telah menempatkan sekelompok orang yang diawasi, seorang tokoh sentral yang merupakan seorang lelaki berusia 34 tahun asal Irak yang dihukum tahun 2017 karena berusaha mencapai wilayah yang dikuasai oleh kelompok Negara Islamis jihadis, pernyataan itu menambahkan.

Mereka yang ditangkap berusia antara 21 hingga 34 tahun. Para tersangka berasal dari Arnhem, Rotterdam, dan desa-desa yang dekat dengan kedua kota tersebut. Dua orang lain dalam kelompok juga memiliki keyakinan terkait dengan upaya untuk melakukan perjalanan ke Irak atau Suriah.

“Salah seorang pria dari Arnhem ingin melakukan serangan dengan kelompok di sebuah acara besar di Belanda dan membunuh banyak korban, menurut Dinas Intelejen Belanda (AIVD),” kata kantor kejaksaan.

Target serangan yang direncanakan belum diidentifikasi oleh polisi. Para tersangka diperkirakan akan muncul di pengadilan di Rotterdam pada Jumat.

(LDS)

PM Israel Bertemu Presiden Mesir untuk Membahas Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (AFP/TIMOTHY A. CLARY)

Yerusalem: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku telah berbicara dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi, saat negaranya berupaya mengatur gencatan senjata di Gaza. Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di sela-sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat.

Pembicaraan Netanyahu dengan Sisi memusatkan pembahasan pada ‘perkembangan di kawasan’, tulis Perdana Menteri Israel itu di Twitter tanpa memberikan keterangan rinci dilansir dari Antara, Jumat 28 September 2018.

Mesir belakangan ini berupaya memperantarai gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan gerakan Islamis Hamas yang dominan di Jalur Gaza. Gaza saat ini berada di bawah aturan ketat perbatasan Israel dan Mesir.

Gencatan berupaya diwujudkan di tengah kekerasan yang kerap muncul di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Di sekitar itu, banyak warga Palestina menggelar protes setiap pekan.

Netanyahu dan Sisi pertama kali bertemu di depan umum pada 2017. Media massa Israel bulan lalu melaporkan bahwa mereka telah melangsungkan
pertemuan rahasia di Mesir pada Mei untuk membahas gencatan senjata di Gaza.

Pada Kamis, perusahaan-perusahaan Israel dan Mesir mengumumkan bahwa mereka akan membeli jalur pipa yang memungkinkan kesepakatan bersejarah ekspor gas alam senilai USD15 miliar dolar AS sekitar Rp223,5 triliun) bisa dimulai tahun depan.

Pertemuan Netanyahu dan Sisi berlangsung beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia menginginkan penyelesaian dua-negara bagi konflik Israel-Palestina.

Namun kemudian pada Rabu, Trump berkata dalam acara jumpa pers bahwa ia akan bersikap terbuka pada penyelesaian satu-negara jika kedua pihak menginginkannya.

Dalam pernyataan, Netanyahu merasa yakin bahwa rencana perdamaian yang dijanjikan AS akan mendukung tuntutan Israel untuk tetap menjaga kendali di Tepi Barat.

(LDS)

Indonesia Jadi Tamu Kehormatan di Festival Janadiriyah

undangan tersebut juga sebagai bukti eratnya hubungan Indonesia dan Arab Saudi selama 68 tahun ini. (Foto: Dok. KBRI Riyadh).

Riyadh: Indonesia dijadikan satu-satunya tamu kehormatan di Festival Budaya Janadiriyah. Indonesia dijadikan tamu kehormatan karena dianggap memiliki hubungan bersejarah yang sangat istimewa dengan Negeri Petro Dolar tersebut.

“Ini adalah sebuah penghormatan luar biasa dari Kerajaan Arab Saudi terhadap Indonesia dan pengakuan sebagai sebuah negara Muslim terbesar di dunia yang sangat kaya dengan aneka ragam budaya. Sebuah pengakuan sebagai negara yang teruji dalam keragaman dan kesatuan,” tutur Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, dikutip dari keterangan tertulis KBRI Riyadh yang diterima Medcom.id, Rabu 26 September 2018.

Menurut dia, undangan tersebut juga sebagai bukti eratnya hubungan Indonesia dan Arab Saudi selama 68 tahun ini.

Festival Janadiriyah merupakan pameran sejarah dan kebudayaan terbesar dan paling bergengsi di Timur Tengah sejak 1985. Setiap tahunnya festival ini dibuka Raja Arab Saudi dan berlangsung selama tiga pekan.

Jumlah pengunjung festival budaya ini mencapai empat juta orang. Pada 2018, jumlah pengunjungnya bahkan mencapai 6,4 juta.

Dubes Maftuh mengatakan pihaknya tengah berkomunikasi secara intensif dengan para menteri dan kepala lembaga terkait untuk keterlibatan Indonesia di festival tersebut.

(WAH)

Turki Tangkap 61 Tentara atas Kaitan Ulama Fethullah Gulen

Ankara: Sejumlah laporan terbaru menyebutkan, Pemerintah Turki, memerintahkan penangkapan terhadap 61 tentara yang bekerja di Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Darat (AD).
 
Di antara mereka termasuk perwira senior, yang diduga terkait dengan ulama yang berbasis di Amerika Serikat, yang menurut pihak Ankara bertanggung jawab mendalangi kudeta di tahun 2016 yang akhirnya gagal.
 
Namun demikian, delapan belas di antara mereka yang diperintahkan untuk ditahan sedang bertugas di satuan. Berarti kedelapan belas tentara itu saat ini masih aktif. Selain itu, kantor berita Anadolu menambahkan bahwa semua tersangka dalam penyelidikan yang sedang berlangsung termasuk 13 Mayor, 12 Kapten dari satuan angkatan darat (AD) dan lebih dari 24 berpangkat Letnan Satu dari angkatan laut (AL).
 
Dilansir dari Lansing Post, Rabu 26 September 2018, pihak berwenang telah melakukan penyisiran secara teratur atas anggota jaringan Fethullah Gulen yang diduga beroperasi sejak upaya kudeta pada Juli 2016, di mana lebih dari 250 orang kehilangan nyawa. Gulen membantah semua tuduhan dan mengatakan bahwa tidak terlibat dengan upaya kudeta yang terjadi pada 2016.

Baca juga: Turki Tangkap 1.000 Orang Terkait Fethullah Gulen.

Selama operasi penyelidikan terpisah, polisi Istanbul dalam laporan mereka mengatakan bahwa hingga kini, polisi menangkap 21 orang yang menurut laporan tersebut, individu-individu memakai aplikasi dengan pesan terenkripsi melalui jaringan yang aman. Anehnya, dari semua yang ditahan sebagian besar adalah guru yang menurut laporan polisi, sebelumnya mengajar sekolah jaringan dan lembaga publik.
 
Sekutu Barat Turki mengkritik tindakan keras pasca-kudeta yang menurut laporan sebagian besar terjadi selama deklarasi keadaan darurat yang diberlakukan atas militer tak lama setelah upaya kudeta dan sejak itu tetap berlaku sampai permulaan Juli 2018.
 
Kritikus Presiden Tayyip Erdogan menuduh dia gagal melakukan pengungkapan sebagai salah satu cara untuk menepis dalih bantahan. Namun Turki mengatakan bahwa demi memastikan keamanan nasional, langkah-langkah pemerintah adalah untuk memerangi ancaman.

(FJR)

Palestina Jadi Agenda Utama Menlu Retno di New York

New York: Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi melakukan sejumlah pertemuan bilateral di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York. Kemerdekaan Palestina dan beberapa kerja sama ekonomi menjadi bahasan dalam pertemuan bilateral itu.

Setidaknya ada enam pertemuan bilateral yang dihadiri Menlu Retno di sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Senin, 24 September 2018. Retno bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al Jubeir, Menteri Luar Negeri Yunani Nikow Kotzias, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Kepulauan Solomon Milner Tozaka, Menteri Luar Negeri Sudan Al-dirdeeri Mohammed Ahmed, Menteri Luar Negeri Kolombia Holmes Trujillo Garcia, dan Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit.

Menlu menyuarakan kemerdekaan Palestina dalam setiap pertemuan bilateral itu. “Saat ini, dunia harus memberikan perhatian lebih terhadap masa depan kepada two state solution untuk Palestina” kata Retno. 

Retno membahas secara mendalam isu tentang Palestina saat bertemu Menteri Luar Negeri Arab Saudi dan Sekjen Liga Arab. Mereka bertukar pikiran mencarikan solusi demi rakyat Palestina.

Selain isu tentang Palestina, Retno juga membahas perjanjian bebas visa dengan Menteri Luar Negeri Yunani. Indonesia dan Yunani sepakat menandatangani perjanjian bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas.

“Perjanjian ini merupakan langkah konkrit memajukan kerja sama bilateral antara kedua negara. Saya berharap perjanjian bebas visa ini dapat mendorong lebih banyak lagi kunjungan kerja di tingkat yang lebih tinggi antara Indonesia dan Yunani,” kata Retno.

Indonesia dan Yunani memiliki hubungan baik sejak lama. Sebagai sesama negara maritim, dua negara memiliki kepentingan sama meningkatkan keamanan laut dan pengembangan ekonomi di sektor kelautan.

Saat bertemu Menteri Luar Negeri Sudan, Retno mengutarakan keinginan Indonesia meningkatkan kerja sama ekonomi terutama di sektor pertanian. Retno menyebut delegasi bisnis Indonesia telah berkunjung ke Sudan untuk menjajaki investasi pada Agustus 2018.

Pembahasan ekonomi juga terjadi dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kolombia. Retno menyambut baik keinginan Kolombia bergabung dengan Council on Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Indonesia merupakan salah satu negara yang mengisiasi organisasi itu.

“Bergabungnya Kolombia dalam CPOPC akan memperkuat upaya kita untuk mengembangkan industri kelapa sawit dan memberikan prespsi yang tepat terhadap produk kelapa sawit,” jelas Retno.

Retno menjelaskan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Kepuluan Solomon membahas peningkatan kerja sama di berbagai bidang. Apalagi, Indonesia dan Kepulauan Solomon bakal merayakan 35 tahun hubungan bilateral.

“Indonesia siap menjadi mitra pembangunan Kepulauan Solomon melalui program peningkatan kapasitas, pelatihan, dan beasiswa pendidikan kepada masyarakat Kepulauan Solomon,” pungkas Retno. (Dian Rohaeni)

(DRI)

Iran Tangkap 22 Orang Terkait Serangan Parade Militer

Teheran: Kementerian Intelijen Iran dilaporkan telah menangkap 22 orang terkait serangan bersenjata Sabtu 22 September pada parade militer di Ahvaz.
 
Sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Tasnim juga mengatakan “senjata, material eksklusif, dan peralatan komunikasi disita”.
 
Baca juga: ISIS Klaim Serangan di Parade Militer Iran.
 
Kementerian itu menyalahkan ‘lima anggota kelompok teroris’ atas serangan tersebut. Presiden Iran menuding, pada Minggu, orang-orang itu dipersenjatai oleh sebuah Negara Teluk yang bersekutu dengan Amerika Serikat (AS).
 
Wakil Kepala Garda Revolusi memperingatkan AS dan Israel akan dibalas respons ‘menghancurkan’, seraya menuduh kedua negara terlibat.
 
Namun, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis menyebut klaim Iran tentang keterlibatan AS ‘menggelikan’. Ia mengatakan kepada wartawan tidak khawatir dengan ancaman tersebut.
 
“Kami sudah sangat jelas bahwa mereka seharusnya tidak menuduh kami seperti itu,” katanya. “Dan saya berharap bahwa kepala yang lebih dingin dan lebih bijak akan menang,” serunya, seperti dikutip dari BBC, Selasa 25 September 2018.
 
Para separatis Arab dan kelompok militan Islamic State (ISIS) sudah mengklaim bahwa mereka melakukan serangan, yang paling mematikan di Iran dalam hampir satu dekade.
 
Parade di Ahvaz — ibu kota provinsi perbatasan barat daya Khuzestan — menandai peringatan dimulainya perang Iran tahun 1980-1988 lawan Irak.
 
Empat pria bersenjata dilaporkan mengenakan seragam militer menembaki tentara yang mengambil bagian dalam acara itu, pengamat, dan tribun untuk para pejabat.
 
Setidaknya delapan dari korban yang tewas adalah personel Garda Revolusi. Wanita, anak-anak, dan veteran perang cacat juga termasuk di antara korban, menurut para pejabat.
 
Pada Senin, ribuan orang berkumpul di luar masjid Sarallah di pusat Ahvaz untuk pemakaman korban.
 
Peti mati terbungkus bendera Iran dan para pelayat mengusung foto-foto mereka yang tewas. Serta spanduk bertuliskan “kami akan berjuang hingga akhir” dan “tidak untuk terorisme”.
 
Baca juga: Iran Tuding AS dan Separatis Arab Saudi Serang Parade Militer.
 
Perwakilan tetap AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan, pada Minggu, “mengutuk serangan teroris di mana pun” dan bahwa presiden Iran perlu “melihat ke cermin” daripada menyalahkan negaranya. Tidak ada tanggapan segera dari Pemerintah Arab Saudi atau Israel.

(FJR)

Dunia Kutuk Serangan Maut di Parade Militer Iran

Teheran: Sejumlah pemimpin dunia dan tokoh senior mengutuk serangan teroris di sebuah parade militer di kota Ahvaz, Iran, Sabtu kemarin. Serangan itu menewaskan 29 orang dan melukai puluhan lainnya.

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi pemimpin pertama yang mengucapkan duka cita kepada Iran. Ia mengatakan Moskow siap meningkatkan upaya kerja sama dalam perang melawan terorisme.

“Terimalah belasungkawa mendalam kami atas serangan teroris di Ahvaz. Kami terkejut oleh kejahatan ini,” tulis Putin kepada Rouhani, menurut teks telegram yang diunggah di situs Kremlin.

“Kami berharap semua orang yang terlibat akan mendapat hukuman setimpal,” kata Putin, seperti dikutip dari Iran Front Page, belum lama ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Mohammad Faisal juga “sangat mengutuk serangan teroris terhadap parade militer di Ahvaz.”

Kemenlu Suriah turut mengirim pesan kecaman dan belasungkawa kepada Iran, serta mengungkapkan simpati dengan keluarga korban.

Menteri Negara Urusan Timur Tengah Kerajaan Inggris, Alistair Burt, menyampaikan “duka cita mendalam kepada rakyat Iran setelah serangan di Ahvaz.”

Duta Besar Inggris untuk Iran, Rob Macaire, mengunggah pesan di akun Twitter yang berisi kecaman terhadap serangan teroris di Iran. Dubes Austria untuk Iran Stefan Scholz, juga “menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dari serangan teroris yang mengerikan di Ahvaz.”

Kemenlu Turki menyatakan “duka mendalam” atas “serangan teroris” di Ahvaz.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengirim ucapan belangsungkawa kepada Presiden Rouhani atas dampak dari serangan mematikan tersebut. Kemenlu Oman mengecam keras serangan teroris, dan menekankan bahwa pihaknya menolak semua bentuk terorisme.

Ucapan senada juga disampaikan Norwegia, Lebanon, Prancis, Spanyol, Swiss, Afghanistan, dan Azerbaijan.

(WIL)

Israel Perintahkan Penghancuran Desa Palestina di Tepi Barat

Warga Palestina dan aktivis tidur di Khan al-Ahmar dalam memprotes rencana penghancuran permukiman tersebut, 16 September 2018. (Foto: AFP/AHMAD GHARABLI)

Khan al-Ahmar: Israel mengeluarkan perintah evakuasi kepada warga Palestina di desa Bedouin, Khan al-Ahmar, Tepi Barat, Minggu 23 September 2018.

Kantor berita The Jerusalem Post melaporkan, polisi datang ke desa tersebut dan meminta semua warga untuk segera angkat kaki.

“Berdasarkan putusan Mahkamah Agung, penduduk Khan al-Ahmar harus sudah menghancurkan semua struktur di situs tersebut pada 1 Oktober 2018,” kata Kantor Koordinator Kegiatan Pemerintah Israel, seperti disitat dari UPI.

Administrasi Sipil di Tepi Barat mengatakan perintah ini hanya menyebutkan tanggal penghancuran struktur, yakni pada 1 Oktober. Sementara tanggal untuk evakuasi belum ditetapkan.

Sebagian penduduk Khan al-Ahmar mengaku berencana untuk tetap tinggal meski sudah ada perintah dari pengadilan. Sebagian lainnya berencana mengikuti perintah evakuasi, namun akan kembali di masa mendatang.

Surat perintah evakuasi keluar setelah Israel menghancurkan lima trailer yang dijadikan tempat tinggal di dekat Khan al-Amar pada 13 September. Kantor Koordinator Kegiatan Pemerintah menyebut perintah evakuasi sudah “sesuai dengan peraturan dan hukum.”

Mahkamah Agung Israel telah menolak banding atas penggusuran di desa tersebut pada awal September. Alhasil, pemerintah Israel pun diizinkan menghancurkan desa tersebut dan mengevakuasi sekitar 180 warga.

(WIL)

Dituduh Lecehkan Wanita Palestina, Dua Prajurit Israel Ditangkap

Prajurit Israel membidik ke arah pengunjuk rasa Palestina di dekat Nablus, Tepi Barat, 21 September 2018. (Foto: AFP/JAAFAR ASHTIYEH)

Qalandiya: Dua tentara Israel ditangkap menyusul tuduhan bahwa mereka melecehkan sejumlah perempuan Palestina di pos pemeriksaan militer. Tidak hanya itu, mereka juga dituding mencuri barang dari sejumlah orang yang melintasi pos.

Kedua orang itu ditahan atas perintah Unit Investigasi Internal dari Kepolisian Israel. Mereka dituduh telah melakukan pelecehan seksual di perbatasan Qalandiya, yang terletak di antara Ramallah dan Yerusalem di Tepi Barat.

Salah satu tersangka merupakan prajurit, sedangkan yang lainnya merupakan analis keamanan dari Polisi Militer Israel.

Menurut hakim Pengadilan Militer Jaffa, Kolonel Ihsan Halabi, pengadilan telah “menyimpulkan adanya ada bukti kuat” terhadap kedua tersangka.

Seperti dilansir dari kantor berita Express, Minggu 23 September 2018, dia menyebut keduanya diduga “menyalahgunakan wewenang untuk melakukan pelanggaran serius terhadap orang lain.”

Sang hakim menambahkan adaya “indikasi bahwa tindakan kedua pria itu dimotivasi rasisme.”

Selain itu, kedua pria itu juga dituduh telah mencuri dari sejumlah warga Palestina yang melintasi pos pemeriksaan.

Pengadilan tidak menyebutkan nama dari kedua pria itu. Salah satu tersangka membantah keras tuduhan pelecehan seksual dan pencurian,

“Sebuah penyelidikan telah dibuka oleh Unit Investigasi Internal, dan dua tentara yang diberhentikan sementara sudah ditangkap dan dibawa ke hadapan pengadilan militer,” ucap juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

(WIL)

Bajak Laut Culik 12 Kru Kapal Swiss di Nigeria

Ilustrasi kapal laut. (Foto: Medcom.id)

Lagos: Bajak laut telah menculik 12 kru sebuah kapal dagang asal Swiss di lepas pantai Nigeria. 

MV Glarus itu membawa gandum dalam rute pelayaran antara Lagos dan pusat minyak Delta Niger di selatan Port Harcourt. Kapal itu dinaiki bajak laut saat sedang berlayar sekitar 72 kilometer dari Pulau Bonny.

Para perompak menyekap 12 dari 19 awak kapal dan menjadikan mereka tawanan.

“Kami berkoordinasi dengan pihak berwenang dan spesialis untuk mempercepat proses pembebasan para kru,” kata Massoel Shipping, perusahaan yang mengoperasikan MV Glarus, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Sky News, Minggu 23 September 2018.

Massoel Shipping tidak mengungkapkan kewarganegaraan para kru yang diculik. Tetapi Kementerian Luar Negeri Swiss mengatakan tidak ada yang berasal dari Swiss.

Penculikan untuk meminta tebusan menjadi masalah besar di Nigeria. Wilayah Delta Niger menjadi target utama karena merupakan sumber dari sebagian besar minyak mentah di negara itu.

Agustus lalu, perusahaan keamanan EOS Risk Group menyebutkan telah terjadi 34 pembajakan di perairan Nigeria terhadap kapal dagang dan penangkap ikan di Teluk Guinea antara Januari-Juni tahun ini.

EOS Risk Group memperingatkan bahwa ketidakstabilan di Delta Niger akan meningkat menjelang pemilihan umum Nigeria pada Februari tahun depan, yang berpotensi meningkatkan angka pembajakan.

(WIL)

Korban Tewas Kapal Tenggelam Tanzania Jadi 167 Orang

Kapal feri tenggelam di Tanzania. (Foto: AFP).

Ukerewe: Korban tewas kapal feri terbalik di Tanzania mencapai 167 jiwa. Sementara itu, satu orang dilaporkan berhasil diselamatkan.

Para pejabat Tanzania melanjutkan pencarian di dalam kapal yang terbalik pada hari yang ketiga. Tim pencari terus menemukan jasad-jasad penumpang kapal MV Nyerere.

Diduga kapal tersebut penuh sesak dan akhirnya tenggelam karena tak kuat menahan beban.

“Satu orang berhasil kita selamatkan dalam keadaan hidup. Dia merupakan mekanis kapal dan ditemukan dekat mesin,” ucap Kepala Sekretaris Tanzania John Kijazi, dilansir dari laman Voice of America, Sabtu 22 September 2018.

Kijazi mengatakan feri sebenarnya memiliki kapasitas penumpang 101 orang. Namun, jumlah korban tewas sudah melebihi batas kapasitas tersebut.

“Kami telah memerintahkan penyelidikan atas kecelakaan itu dan akan memberikan tuntutan terhadap mereka yang dianggap bertanggung jawab,” tuturnya.

Media setempat menduga penumpang kapal mencapai 200 orang.

Kapal feri bernama MV Nyerere terbalik saat bergerak mendekati dermaga di Pulau Ukara. Kecelakaan terjadi saat banyak penumpang beramai-ramai bergerak ke salah satu sisi kapal.

Hingga saat ini belum ada angka pasti mengenai berapa banyak korban hilang. Agensi Listrik, Mekanik dan Jasa Tanzania — pihak yang bertanggung jawab atas pelayaran feri di negara tersebut — mengaku belum mengetahui ada berapa banyak penumpang MV Nyerere.

(AGA)

KBRI Amman Pulangkan Sarisih yang 14 Tahun Terpisah dari Keluarga

Amman: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania, akhirnya berhasil memulangkan Sarisih setelah hampir dua bulan lalu ditemukan Tim Satgas Perlindungan KBRI. 

Sebagaimana dikabarkan oleh sejumlah media, Sarisih telah meninggalkan kampung halamannya sejak 14 tahun lalu. Selama bekerja di Yordania, ia tidak pernah sekalipun pulang ke Tanah Air.

Berawal dari laporan BNP2TKI pada Januari lalu, Tim Satgas berusaha mencari melalui berbagai sumber informasi. Setelah berkoordinasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan Anti Human Trafficking Unit (AHTU), pada awal Juli mulai ada titik terang tentang keberadaan Sarisih. 

Setelah keberadaan rumah majikan diketahui, akhirnya Sarisih berhasil dibawa ke KBRI. Sejak saat itu, Sarisih dapat berkomunikasi secara intensif dengan keluarganya dan dapat aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan di penampungan Griya Singgah. Ia juga bersosialisasi dengan baik antar sesama PMI di Griya Singgah.

Dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Sabtu 22 September 2018, hasil investigasi Tim Satgas diperoleh fakta bahwa Sarisih tidak diurus kelengkapan dokumennya. Paspornya kedaluwarsa sejak 2008 dan tidak diperpanjang lagi. 

Melalui proses mediasi yang panjang, akhirnya majikan mau membayar denda izin tinggal selama Sarisih berada di Yordania. Upaya pelunasan gajinya juga diperjuangkan dengan berbagai upaya, dan akhirnya dapat diselesaikan melalui mediasi.

Sejak berada di Griya Singgah, Sarisih dalam kondisi fisik yang sehat. Menjelang kepulangannya ke Tanah Air, Dubes RI untuk Kerajaan Yordania merangkap Palestina, Andy Rachmianto menyempatkan diri menemui Sarisih.


Dubes Andy berfoto bersama Sarisih dan kawan-kawan. (Foto: KBRI Amman)

Ia menyampaikan selamat atas rencana kepulangan Sarisih ke Tanah Air untuk dapat berkumpul dengan keluarga, khususnya bertemu anaknya, Ferdina, yang selama ini gigih berupaya mencari keberadaan ibunya.

Dubes Andy berpesan untuk menyampaikan salamnya kepada keluarga, sekaligus mengucapkan permohonan maaf bila selama dalam masa penampungan di Griya Singgah ada kekurangan dalam pelayanan yang diberikan.

Bersamaan dengan selesainya kasus Sarisih, KBRI Amman juga berhasil menyelesaikan enam kasus PMI lainnya. Mereka akan dilakukan pendampingan untuk kepulangan ke Tanah Air.

Masalah utama yang dihadapi para PMI di Yordania pada umumnya terkait gaji yang belum dibayar dan denda izin tinggal yang tidak diurus majikan. Dalam pemulangan ini, telah berhasil dimediasi enam PMI yang sudah tinggal antara 5–10 tahun dan belum pernah pulang.

Dengan pemulangan ini, sejak 2017 telah difasilitasi pemulangan 400 orang PMI bermasalah dari Yordania, dengan besar remitansi sebesar Rp6,4 miliar.

Dalam kesempatan melepas Sarisih dan beberapa temannya, Dubes Andy menegaskan kembali komitmen kehadiran negara dalam pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri sebagai salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo.

KBRI Amman akan terus memperjuangkan hak-hak dan melindungi sekitar tiga ribuan pekerja migran yang masih berada di Yordania.

(WIL)

100 Orang Ditemukan Tewas dalam Kecelakaan Feri Danau Tanzania

Ukerewe: Jumlah korban tewas dalam kecelakaan  kapal feri di Danau Victoria, Tanzania bertambah menjadi lebih dari 100 orang.
 
Baca juga: Kapal Feri Terbalik di Tanzania, Tewaskan 44 Orang.
 
Tim regu penyelamat Tanzania berpacu melakukan pencarian untuk menemukan sejumlah orang yang dikhawatirkan tenggelam.
 
MV Nyerere mungkin telah membawa sebanyak 200 penumpang. Kapal itu terbalik dekat dermaga di Pulau Ukara pada Kamis 20 September.
 
Para saksi yang dihubungi oleh AFP mengatakan, feri itu tenggelam ketika para penumpang bergegas ke satu sisi untuk turun ketika mendekati dermaga.
 
“Jumlah korban tewas meningkat menjadi lebih dari 100 pada Jumat,” menurut Kepala Polisi Tanzania Simon Sirro, kepada radio TBC Taifa, seperti dikutip AFP, Jumat 21 September 2018.
 
Gubernur Mwanza, John Mongella, sebelumnya mengatakan jumlah korban selamat adalah 40, tetapi tidak jelas apakah ada korban baru yang ditemukan sejak operasi penyelamatan dilanjutkan dengan polisi dan penyelam tentara pada Jumat pagi.
 
“Operasi terus berlanjut,” katanya.
 
Operasi penyelamatan dihentikan semalam dan harapan memudar bahwa lebih banyak korban masih ditemukan, sehari setelah kapal tenggelam.
 
Televisi pemerintah mengutip saksi yang melaporkan bahwa lebih dari 200 orang telah menaiki feri di Bugolora, di Pulau Ukerewe. Kamis diketahui hari dikenal sebagai hari pasar ketika penduduk setempat mengatakan kapal itu biasanya penuh dengan orang dan barang.
 
“Saya belum mendengar baik dari ayah saya atau adik saya yang berada di feri. Mereka pergi ke pasar di Bugolora untuk membeli seragam sekolah dan perlengkapan lain untuk masa sekolah baru,” kata Domina Maua, yang berada di antara mereka mencari informasi tentang orang yang dicintai.
 
Davita Ngenda, seorang wanita tua di Ukara, telah menerima kabar buruk. “Putraku adalah salah satu korban yang ditemukan,” katanya, menangis. “Dia pergi dengan istrinya, tetapi dia belum ditemukan. Ya Tuhan, apa yang aku lakukan untuk menerima ini?”
 
Masih belum jelas berapa banyak orang yang masih hilang. Pemerintah masih terus melakukan pencarian hingga detik ini.

(FJR)

Kapal Feri Terbalik di Tanzania, Tewaskan 44 Orang

Ukerewe: Sebuah kapal feri terbalik di Danau Victoria, Tanzania. Akibatnya 44 orang dilaporkan tewas dalam kejadian ini.
 
Namun dikhawatirkan jumlah korban tewas akan bertambah, mengingat sekitar 100 orang lainnya masih dinyatakan hilang. Regu penyelamat berupaya keras untuk melakukan pencarian.
 
“Lebih dari ratusan penumpang berada di dalam kapal feri yang tenggelam pada Kamis 20 September, di dekat Pulau Ukara,” ujar Kepala Dewan Distrik Ukerewe, George Nyamaha, seperti dikutip AFP, Jumat 21 September 2018.
 
“Dikhawatirkan jumlah korban tewas akan meningkat secara signifikan,” tegasnya.
 
Gubernur John Mongella memastikan bahwa jumlah korban tewas saat ini mencapai 44 jiwa. Sementara korban selamat yang berhasil ditemukan, dalam kondisi kritis.
 
Hingga saat ini tidak diketahui berapa jumlah penumpang di kapal MV Nyerere itu. Selain membawa penumpang, kapal itu memuat kargo termasuk semen dan lada.
 
Kapal terbalik saat hendak mendekat pelabuhan. Sementara penyebab kecelakaan tidak diketahui dan masih dalam penyelidikan.
 
Adapun proses pencarian korban dilanjutkan kembali pada Jumat pagi, setelah sebelumnya sempat dihentikan pada Kamis malam.

(FJR)

Remaja Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel

Warga Palestina masih berdemo hingga hari ini sejak 30 Maret 2018 lalu. (Foto: AFP)

Gaza: Seorang remaja Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel dalam bentrokan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza, semalam.

Remaja laki-laki berusia 15 tahun bernama Mumin Abu Ayeda ini ditembak di timur Rafah, Gaza Selatan.

Dilansir dari AFP, Kamis 20 September 2018, Ayeda adalah satu dari ratusan warga Palestina yang berdemo sejak berbulan-bulan lalu. Bahkan, demo ini dijuluki The Great March of Return.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi langsung dari tentara Israel soal kematian Ayeda. Biasanya, mereka kerap menyoroti demonstrasi sebagai kerusuhan dan seringkali menindak pedemo.

Kematian Ayeda menambah panjang daftar warga Palestina yang tewas akibat tembakan militer Israel. Sejak demo berlangsung sejak 30 Maret lalu, 184 warga Palestina dilaporkan telah tewas.

Insiden tewasnya Ayeda terjadi beberapa pekan setelah seorang remaja Palestina bernama Bilal Khalifah juga tewas ditembak militer Israel dalam bentrokan yang sama dan di lokasi yang sama juga pada awal September lalu.

(FJR)

Belasan Jasad Bayi Ditemukan di Tas dalam Razia RS Kenya

Gubernur Nairobi melakukan inspeksi mendadak di Rumah Sakit Bersalin Pumwani. (Foto: Gov. Mike Sonko/Facebook)

Nairobi: Gubernur Nairobi menyerukan reformasi rumah sakit setelah dirinya menemukan 12 jasad bayi yang dimasukkan dalam tas dan kotak. Temuan itu terjadi saat kunjungan mendadak ke sebuah rumah sakit bersalin di wilayah ibu kota.

Kunjungan mendadak dilakukan Mike Sonko setelah dirinya menerima banyak keluhan mengenai “pengabaian dan kelalaian” di Rumah Sakit Bersalin Pumwani.

“Selama kunjungan dadakan ini, saya menemukan 12 mayat bayi di rumah sakit dan tubuh mereka tersembunyi di dalam kotak dan kantong kertas di dalam ruangan,” kata Sonko, seperti dikutip dari kantor berita UPI, Rabu 19 September 2018.

Sonko kemudian segera membekukan beberapa pejabat rumah sakit, termasuk kepala rumah sakit Dr. Catherine Mutinda, administrator Zaddock Angahya, dan dokter kandungan dan ginekolog yang bertugas, Dr. James Kamau.

Seluruh dewan pengurus juga ditangguhkan dan diganti seorang pelaksana tugas, yang “mengawasi reformasi mendesak di fasilitas itu demi memulihkan layanan kesehatan yang berkualitas.”

Para pejabat rumah sakit membantah tuduhan Sanko tentang kelalaian, dan mengatakan ada 11 — bukan 12 — kematian bayi. Menurut mereka semua kematian terjadi secara alami dan bukan malapraktik.

“Dari 11 kematian, empat bayi baru lahir memiliki berat badan rendah dan tidak ada detak jantung. Dua meninggal karena persalinan yang terhambat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mahat Jimale, menurut laporan Kenya Star.

Ia menambahkan dua bayi lainnya juga meninggal karena proses alamiah, bukan malapraktik.

Menurut statistik Bank Dunia, angka kematian bayi di Kenya adalah 34 per 1.000 kelahiran.

(WIL)

5,2 Juta Anak-Anak di Yaman Terancam Kelaparan

Amran: Sekitar 5,2 juta anak-anak di Yaman terancam kelaparan. Data terbaru disampaikan organisasi non-pemerintah Save the Children.

Naiknya harga beragam kebutuhan pokok dan melemahnya mata uang Yaman yang merupakan imbas dari konflik berkepanjangan membuat banyak keluarga di negara tersebut berisiko kelaparan.

Hal ini diperparah dengan pertempuran di sekitar Hudaidah, kota pelabuhan yang menjadi titik masuk bagi sebagian besar bantuan negara asing.

“Jutaan anak-anak tidak tahu kapan makanan mereka berikutnya akan datang,” kata Ketua Save the Children International, Helle Thorning-Schmidt, seperti dikutip dari kantor berita BBC, Rabu 19 September 2018.

“Di satu rumah sakit di Yaman utara, ada beberapa bayi yang bahkan terlalu lemah untuk menangis. Tubuh mereka terlalu lemah karena kelaparan,” lanjut dia.

“Perang ini membunuh seluruh generasi anak-anak Yaman yang menghadapi berbagai ancaman, mulai dari bom hingga kelaparan serta penyakit seperti kolera,” ungkap Thorning-Schmidt.

Yaman dilanda konflik bersenjata pada awal 2015, saat pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah barat dan memaksa Presiden Abedrabbo Mansour Hadi melarikan diri ke luar negeri.

Memandang Houthi sebagai perpanjangan tangan dari Iran, beberapa negara arab seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan intervensi dalam konflik Yaman untuk mengembalikan pemerintahan Hadi.

Perang di Yaman telah memicu kekacauan di banyak sektor, termasuk pembayaran gaji bagi guru dan pegawai negeri sipil. Sebagian warga Yaman sudah tidak pernah menerima lagi gaji selama hampir dua tahun.

Mereka yang masih mendapat gaji menghadapi harga makanan yang 68 persen lebih tinggi dari sebelum perang dimulai. Menurut Save the Children, mata uang Yaman, Riyal, turun hampir 180 persen dari nilai awal di periode sama.

Beberapa waktu lalu, Riyal Yaman mencapai titik terendah dalam sejarah, yang berimbas buruk terhadap semua warga, terutama anak-anak.

Save the Children mengaku telah merawat hampir 400 ribu anak-anak di bawah lima tahun atas malnutrisi akut di Yaman sepanjang tahun ini. Organisasi tersebut mengingatkan lebih dari 36 ribu anak di Yaman berpotensi meninggal dunia sebelum akhir 2018.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut hampir 10 ribu orang — dua per tiga dari mereka warga sipil — tewas dan 55 ribu lainnya terluka dalam konflik di Yaman.

(WIL)

Tabrakan Bus dan Truk BBM di Iran Tewaskan 19 Orang

Ilustrasi kecelakaan bus. (Foto: Medcom.id)

Teheran: Sedikitnya 19 orang tewas saat bus dan truk bahan bakar minyak bertabrakan di wilayah pusat Iran.

Kecelakaan, terjadi pada Senin 17 September malam sekitar pukul 23.15 waktu setempat, memicu ledakan dahsyat di jalan raya antara Kashan dan Natanz — berlokasi 200 kilometer dari Teheran.

“Berdasarkan investigasi awal, truk tangki minyak berbelok ke arah pinggir jalan, mengenai bus dan memicu ledakan yang menewaskan 19 penumpang di lokasi kejadian,” ucap Komandan Polisi Lalu Lintas Jenderal Mohammad-Hossein Hamidi, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa 18 September 2018.

Televisi nasional memperlihatkan petugas pemadam yang berusaha menjinakkan api di lokasi kejadian, sementara staf medis melarikan korban luka ke rumah sakit terdekat.

Presiden Iran Hassan Rouhani meminta otoritas terkait untuk berbuat lebih dalam mencegah kecelakaan fatal jalan raya di masa mendatang.

“Kecelakaan tragis seperti ini mengindikasikan ada kekurangan dalam bidang teknis, manajemen dan pengawasan,” ucap Rouhani dalam pernyataan di situs resmi kepresidenan Iran.

Iran adalah salah satu negara dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Kementerian Kesehatan Iran melaporkan sekitar 16.300 orang tewas di Iran sejak setahun terakhir akibat kecelakaan lalu lintas.

Beberapa penyebab kecelakaan adalah perilaku mengemudi ugal-ugalan, buruknya kualitas jaringan jalan raya terutama di daerah pedesaan, dan banyaknya kendaraan tak laik pakai.

(WIL)

Banjir di Nigeria Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Seorang pria berada di tengah banjir di kota Lokoja, Nigeria, 14 September 2018. (Foto: AFP/SODIQ ADELAKUN)

Lagos: Lebih dari 100 orang tewas akibat banjir di Nigeria, yang sejak beberapa pekan terakhir dilanda hujan deras sehingga membuat dua sungai besar di negara tersebut meluap.

Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) menyebut hujan badai di Nigeria sejak dua pekan terakhir telah membuat Sungai Niger dan Benue meluap.

Seperti dikutip dari kantor berita UPI, Selasa 18 September 2018, Direktur Jenderal NEMA Mustapha Maihaja mengingatkan banjir di beberapa wilayah bisa bertambah parah.

Area dekat dua sungai tersebut dinyatakan mengalami bencana nasional. Merespons musibah ini, Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengumumkan bantuan dana USD8,2 juta atau setara Rp121 miliar.

Banjir terbaru di Nigeria telah membuat ribuan warga mengungsi. Lahan pertanian di wilayah tengah dan selatan hancur diterjang banjir.

Negara bagian Niger menjadi yang terparah dilanda banjir, dengan 40 kematian dilaporkan sejauh ini. Lojoka, kota di muara sungai di negara bagian Kogi, juga dilanda banjir.

Badan Pelayanan Hidrologi Nigeria mengingatkan bahwa bencana banjir saat ini dapat menjadi lebih parah dan mirip dengan situasi di tahun 2012. Kala itu, 363 orang tewas dan lebih dari 2 juta lainnya kehilangan tempat tinggal.

Banjir hampir selalu menerjang Nigeria pada setiap tahunnya. Buruknya tata kota serta sistem drainase di Nigeria menjadi dua faktor utama yang memicu banjir saat badai atau musim hujan.

(WIL)

Emir Qatar Berikan Jet Seharga Rp7,4 Triliun ke Turki

Pesawat Boeing 747-8i, merupakan pesawat pribadi terbesar. (Foto: BBC/Getty).

Ankara: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan telah diberikan jet senilai sekitar USD500 juta atau sekitar Rp7,4 triliun oleh Emir Qatar.
 
Erdogan mengatakan Sheikh Tamim Al Thani telah menyumbangkan pesawat jet jenis Boeing 747-8i ke negaranya setelah mendengar bahwa Turki tertarik untuk membelinya.
 
Anggota parlemen oposisi menyatakan keprihatinan bahwa presiden menggunakan uang pembayar pajak untuk membeli jet saat negara itu berjuang mencegah krisis keuangan.
 
Turki mendukung Qatar dalam setahun penuh pertikaiannya lawan negara-negara Arab lainnya.
 
Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain memutuskan semua hubungan diplomatik dan perdagangan dengan negara kecil kaya gas itu atas hubungannya yang dekat dengan Iran. Serta dugaan dukungannya bagi para teroris — tuduhan yang dibantah Qatar.
 
Turki mengirim makanan melalui laut dan udara demi mencegah kekurangan di swalayan Qatar sesudah perbatasan daratnya ditutup dan kapal yang melayani kiriman dilarang merapat di banyak pelabuhan.
 
Boeing 747-8i dideskripsikan oleh situs web The Drive sebagai “jet pribadi terbesar dan termahal di dunia” ketika dijual bulan lalu.
 
Pesawat itu dilaporkan hanya dikirim ke Qatar pada 2015, setelah diperlengkap untuk mampu mengangkut 76 penumpang, bukan 400 seperti biasa. Di atas pesawat ada kabin, ruang duduk, ruang rapat, deretan kursi kelas satu, dan bahkan rumah sakit.
 
Setelah jet mendarat di Turki pekan lalu, seorang anggota parlemen oposisi mengajukan pertanyaan parlementer meminta Wakil Presiden Fuat Oktay mengungkapkan apakah jet itu telah dibeli oleh negara.
 
Berbicara kepada wartawan yang terbang bersamanya dari Azerbaijan ke Turki pada akhir pekan, Erdogan mengatakan bahwa Emir Qatar memberikan pesawat itu sebagai hadiah setelah mengetahui bahwa pemerintah Turki telah menyatakan minat membelinya.
 
“Dia mengatakan: ‘Saya tidak akan mengambil uang dari Turki. Saya memberikan ini sebagai hadiah untuk Turki’,” kata Presiden Erdogan mengutip ucapan Sheikh Hamad, seperti disitat dari BBC, Selasa 18 September 2018.
 
Erdogan berkata kepada wartawan bahwa pesawat itu dicat ulang, seraya menambahkan: “Insya Allah, kita dapat melakukan perjalanan dengan jet itu ketika semua sudah siap.”
 
Bulan lalu, Emir Qatar menyetujui paket bantuan ekonomi, investasi, dan deposito senilai USD15 miliar guna mendukung ekonomi dan mata uang Turki.
 
Lira Turki telah kehilangan hampir 40 persen nilainya terhadap dolar tahun ini, didorong oleh kekhawatiran atas pengaruh Erdogan pada kebijakan moneter dan perselisihan diplomatik dengan Amerika Serikat.

(FJR)